Sumenep (Antara Jatim) - Jumlah penumpang kapal dari Pulau Raas, Sumenep, Jawa Timur, yang dikabarkan hilang dalam perjalanan ke Bali, masih simpang siur. "Semuanya belum pasti, baik posisi kapal maupun jumlah penumpang kapal. Semoga saja tidak terjadi apa-apa dengan kapal tersebut," kata Camat Raas, Moh Warsono melalui telepon, Selasa. Kapal yang dikabarkan hilang itu berangkat dari Pulau Raas dengan tujuan Bali pada Senin (6/10) pagi dengan mengangkut penumpang yang merupakan kerabat pengantin. Kemudian, pada Senin sore sekitar pukul 16.00 WIB, salah seorang penumpang kapal menghubungi kerabatnya di Pulau Raas melalui telepon genggam dan menceritakan ada masalah di kapal, yakni mengalami kerusakan mesin (mesin mati) dan kemasukan air. Sejak Senin sore itu hingga sekarang, para penumpang kapal tidak bisa dihubungi lagi melalui telepon genggam. "Semula jumlah penumpang diinformasikan sebanyak 50 penumpang. Namun, pada Selasa siang ini, kami menerima informasi kapal tersebut juga mengangkut warga Pulau Gua Gua (Raas) alias ada penumpang di luar kerabat pengantin," ujarnya, menerangkan. Warsono menjelaskan, hingga sekarang, pihaknya bersama staffnya masih di lapangan guna menghimpun data dari kerabat penumpang kapal. "Saat ini, kami dalam posisi mencari informasi di lapangan, baik dari kerabat penumpang maupun pemilik kapal guna mengetahui kemungkinan adanya komunikasi dengan penumpang kapal," katanya. Sementara versi Kapolres Sumenep AKBP Marjoko, jumlah penumpang kapal yang dikabarkan hilang dalam perjalanan ke Bali itu, sekitar 40 orang. (*)
Jumlah Penumpang Kapal Dikabarkan Hilang Simpang Siur
Selasa, 7 Oktober 2014 13:09 WIB