Madiun (Antara Jatim) - Minat warga Kabupaten Madiun, Jawa Timur, untuk bekerja menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) di berbagai negara tujuan masih tinggi setiap tahunnya. Data Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kabupaten Madiun mencatat, jumlah TKI asal wilayah setempat yang berangkat ke luar negeri rata-rata berkisar antara 3.000 hingga 4.000 setiap tahunnya. "Jumlah tersebut meliputi TKI yang bekerja di sektor formal maupun informal. Di sektor formal meliputi bidang industri dan perkebunan. Sedangkan sektor informal adalah penata laksana," ujar Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kabupaten Madiun, Suyadi, kepada wartawan, Senin. Menurut dia, banyak faktor yang mempengaruhi banyaknya minat bekerja keluar negeri tersebut. Di antaranya, penilaian masyarakat sendiri bahwa bekerja menjadi TKI bisa menghasilkan uang banyak. Biasanya para TKI tersebut mengajak teman atau bahkan saudaranya untuk ikut menjadi TKI saat mereka pulang kampung mengunjungi keluarga di Tanah Air. Selain itu, ketiadaan lapangan pekerjaan di Kabupaten Madiun yang sesuai dengan tingkat pendidikan dan kemampuan para pencari kerja juga mempengaruhi. Rata-rata para TKI informal hanya berpendidikan SD dan SMP. Sementara, negara atau tempat tujuan bekerja yang paling banyak diminati adalah negara-negara di wilayah Asia Pasifik seperti Taiwan, Hong Kong, Singapura, Jepang, dan juga Korea. (*)
Berita Terkait
Pengiriman uang TKI di Kantor Pos Madiun naik jelang Lebaran 2019
2 Juni 2019 16:22
Seorang TKI Asal Madiun Meninggal di Hong Kong
11 Mei 2016 17:16
Seorang TKI Asal Madiun Dipulangkan Karena Sakit
25 April 2016 19:07
Dinsosnakertrans Madiun Sulit Deteksi TKI Ilegal
13 Februari 2016 06:55
17 TKI Bermasalah Asal Kabupaten Madiun Dipulangkan
9 Februari 2016 18:58
Pengiriman Barang di Stasiun Madiun Masih Sepi
21 Juli 2014 14:14
TKI Asal Kabupaten Madiun Tewas di Arab
27 Januari 2014 16:44
Pengiriman TKI Asal Madiun Meningkat
10 Agustus 2012 21:16
