Oleh Anita Permata Dewi Jakarta (Antara) - Kementerian Perhubungan tengah mengkaji kemungkinan penggunaan kapal feri roro untuk menyeberangkan kendaraan di jalur Comal, Pemalang yang tidak dapat melewati jembatan akibat amblas. "Ini masih dijajaki bersama para pemangku kepentingan, ada permintaan atau tidak untuk kemungkinan ini," kata Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono, di Jakarta, Sabtu (19/7) malam. Para pemangku kepentingan tersebut yakni Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) dan Organisasi Angkutan Darat (Organda). Jika rencana ini jadi dilakukan, maka pihaknya akan menyiapkan dua kapal feri roro. "Akan disiapkan dua feri roro yang operasinya satu kapal dari Kendal, satu kapal dari Tegal, bolak-balik," katanya. Dengan transportasi via laut tersebut, maka kendaraan bisa langsung melintas dari Tegal ke Kendal atau sebaliknya. Kapal tersebut, menurutnya, hanya untuk mengangkut kendaraan-kendaraan besar saja. Sementara untuk kendaraan kecil dialihkan melalui jalur alternatif. Untuk kendaraan besar dilarang melewati jalur alternatif karena jalur alternatif hanya berupa jalan kabupaten yang kapasitasnya terbatas sehingga beresiko merusak jalan jika dilalui oleh kendaraan-kendaraan besar. Untuk sementara kendaraan berat saat ini dialihkan melalui jalur selatan. (*)
Berita Terkait
Jembatan penghubung Ponorogo-Trenggalek ambrol tergerus air
28 Desember 2022 17:13
BPBD: 110 KK di Nagan Raya masih terisolir akibat jembatan putus
7 Desember 2025 14:45
BPJN: 26 titik jembatan dan jalan nasional putus akibat bencana Aceh
29 November 2025 22:30
Jembatan putus akibat banjir isolasi 8 desa di Tojo Una-Una
8 Oktober 2025 10:49
Warga bangun jembatan darurat pascajembatan putus di Lumajang
21 September 2025 17:15
Jembatan penghubung dua desa di Lumajang putus akibat hujan deras
19 September 2025 19:21
Jembatan putus akibat cuaca ekstrem di Lumajang
19 September 2025 14:37
Jembatan rusak, jalur ke destinasi Wae Rebo dari Labuan Bajo putus
14 Juni 2025 06:01
