Surabaya (Antara Jatim) - Maskapai penerbangan pelat merah PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menyatakan ikut bersimpati dengan peristiwa jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH 17 di area konflik Ukraina. "Terkait situasi itu, sampai sekarang kami masih mengikuti perkembangan kabar terbaru dari peristiwa tersebut," kata "Vice President Corporate Communication" Garuda Indonesia, Pujobroto, dihubungi dari Surabaya, Jumat. Selain itu, jelas dia, melalui kesempatan saat ini salah satu badan usaha milik negara (BUMN) tersebut menyebutkan bahwa penerbangan Garuda Indonesia yang melayani rute penerbangan dari Amsterdam ke Jakarta tidak melewati Ukraina. "Penerbangan Garuda Indonesia dari Amsterdam ke Jakarta dilaksanakan melalui jalur penerbangan Amsterdam - Budapest (Hungaria) - Istanbul (Turki) - Kuwait - Dubai (Uni Emirat Arab) - Muscat (Oman) - India - Sri Lanka - Jakarta," ujarnya. Ia optimistis, rute penerbangan Amsterdam - Jakarta sama sekali berbeda dengan jalur penerbangan melalui Ukraina. Oleh sebab itu, sampai sekarang penerbangan Amsterdam - Jakarta tidak ada masalah. "Bahkan, hingga kini frekuensi penerbangan langsung Jakarta - Amsterdam (pp) dilakukan sebanyak lima kali dalam satu pekan," katanya.(*)
Berita Terkait
RUPSLB Garuda Indonesia restui suntikan Rp23,67 T dari Danantara
13 November 2025 15:00
Penerbangan Jember-Jakarta segera dibuka kembali November 2025
28 Oktober 2025 23:00
Aman Air tertarik buka penerbangan Bali-Banyuwangi
25 Oktober 2025 05:35
Bandara Kediri dijadwalkan kembali beroperasi
24 Oktober 2025 22:55
Bapenda Jember sebut penerbangan Fly Jaya berhenti karena evaluasi
15 Oktober 2025 22:15
Maskapai Fly Jaya tak lagi beroperasi di Bandara Notohadinegoro Jember
14 Oktober 2025 23:03
Penerbangan rute Surabaya-Banyuwangi ditambah jadi tiga kali sepekan
1 Oktober 2025 22:40
Penerbangan perdana rute Jakarta-Jember dongkrak ekonomi dan investasi
23 September 2025 20:34
