Surabaya (Antara Jatim) - Dinas Perhubungan Jawa Timur memprediksikan jumlah lonjakan penumpang pada saat libur Lebaran tahun 2014 akan mencapai 7,3 juta orang atau meningkat dibadingkan dengan tahun 2013 yang mencapai 6,9 juta orang. Kepala Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan (Dishub dan LLAJ) Provinsi Jatim Wakhid Wahyudi, Rabu, mengatakan, dari jumlah tersebut didominasi oleh penumpang bus sebanyak 4,3 juta orang. "Terkait dengan peningkatan jumlah penumpang tersebut, kami sudah membuat beberapa skenario untuk mengatasi membeludaknya jumlah penumpang mengingat masyarakat sangat membutuhkan angkutan umum baik itu darat, laut dan udara," katanya, Rabu. Ia mengatakan, pihaknya saat ini sudah melakukan koordinasi dengan para pemangku kepentingan yang ada di Provinsi Jawa Timur untuk mengatasi masalah kemungkinan meningkatnya jumlah penumpang ini. "Khusus untuk angkutan darat yakni bus, kami sudah membuat skenario yaitu jika ada lonjakan penumpang di terminal maka kami akan menerbitkan ijin trayek sementara bagi bus yang ada di terminal," katanya. Ia mencontohkan, ijin trayek sementara yaitu jika ada bus jurusan Surabaya - Malang yang habis sementara penumpang menumpuk, maka petugas akan menerbitkan ijin trayek sementara kepada bus lain seperti Surabaya-Madura yang jumlah penumpangnya lebih sedikit. "Selain ijin sementara kami juga tetap mengerahkan bus cadangan yang ada di dalam masing-masing perusahaan otobus dan juga akan mengerahkan bus pariwisata jika kondisinya benar-benar dibutuhkan untuk mengantisipasi di luar prediksi," katanya. Ia mengatakan, skenario lain juga diberlakukan untuk penyebrangan yakni dengan menggunakan sistem angkut langsung tanpa menunggu jadwal keberangkatan kapal. "Kami akan berkoordinasi terkait dengan masalah penumpukan penumpang kapal. Jadi, kapal-kapal yang sudah penuh tersebut akan langsung berangkat tanpa harus menunggu jadwal keberangkatan kapal untuk menghindari penumpukan di pelabuhan," katanya. Sementara itu, lanjut dia, untuk angkutan udara tentunya akan dilakukan penambahan "exstra flight" setelah pihaknya melakukan koordinasi dengan maskapai penerbangan yang ada. "Pada tahun ini kami juga menyediakan sedikitnya 435 bus yang akan digunakan untuk mudik gratis kepada warga masyarakat yang kurang mampu dan membutuhkan angkutan untuk menuju kampung halamannya masing-masing," katanya. (*)
Berita Terkait
Dishub Kota Madiun layani uji kir kendaraan angkutan secara gratis
15 Desember 2025 22:29
Satlantas-Dishub Madiun razia kendaraan bermotor di Terminal Caruban
13 November 2025 22:03
Dishub Jatim siapkan sistem transportasi penghubung Bandara Dhoho
6 November 2025 20:52
Serapan anggaran 46,5 persen, DPRD Jatim sorot kinerja Dishub
3 November 2025 20:15
DPRD ingatkan pentingnya sosialisasi pengoperasian Trans Jatim
2 Oktober 2025 09:34
DPRD Jatim minta Dishub bangun komunikasi soal penolakan Trans Jatim Koridor 8
22 September 2025 20:46
DPRD Jatim minta Dishub perketat pemeriksaan bus
15 September 2025 19:39
Meriahkan HUT RI, Dishub Jatim sebar bendera Merah Putih di Terminal Kertajaya Mojokerto
14 Agustus 2025 18:58
