Kediri (Antara Jatim) - Dinas Pendidikan Kota Kediri, Jawa Timur, meminta agar para pelajar tidak memercayai bocoran jawaban dalam pelaksanaan ujian nasional 2014. "Kami yakin anak-anak sudah paham dan tidak percaya kunci jawaban yang beredar," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Noto di Kediri, Senin. Ia mengatakan, sampai saat ini memang belum mendapatkan laporan pasti tentang beredarnya kunci jawaban soal UN. Namun, ia meminta agar anak-anak lebih percaya diri dengan mengerjaka soal ujian mereka sendiri, daripada memercayai bocoran kunci jawaban yang belum tentu benar. Selain itu, ia ragu jika kunci jawaban itu benar kunci jawaban, sebab seluruh anak mendapatkan soal yang tidak sama. Misalnya, dalam satu ruangan diisi 20 pelajar, maka soal ujian ada 20 paket yang berbeda. Pihaknya juga menyebut, pada UN 2014 ini menargetkan tingkat kelulusan bisa sampai 100 persen. Pada UN 2013 lalu, tingkat kelulusan hanya 99,8 persen. Dinas Pendidikan Kota Kediri juga sudah meminta agar pihak sekolah maksimal memberikan pendampingan sebelum UN, seperti mengadakan "try out". UN 2014 akan berlangsung mulai Senin (14/4) sampai Rabu (16/4). UN di Kediri diikuti 10.250 anak baik tingkat SMA/MA/SMK, termasuk yang mengikuti ujian paket C. (*)
Berita Terkait
Dindik Kediri Minta Sekolah Perhatikan Koneksi Komputer Saat UN SMP/Mts
22 April 2015 22:25
Dinas Pendidikan Kediri Minta Sekolah Kumpulkan Seragam
23 Mei 2013 20:47
Dewan Pendidikan Minta Pelajar Abaikan Bocoran Jawaban UN
3 Mei 2015 18:40
Wamendikbud: Bocoran Jawaban Soal UN itu tidak Benar
14 April 2014 17:17
DPRD Jatim nilai perlu adanya reformasi sistem rekrutmen guru
25 Januari 2026 08:03
