Oleh Laily WA Surabaya, (Antara Jatim) – Berbagai jenis usaha di Lingkungan Industri Kecil (LIK) Trosobo, Sidoarjo, di bawah binaan Unit Pelaksana Teknis Industri (UPTI) Logam dan Perekayasaan Disperindag Jatim hingga kini masih terus berproduksi, bahkan beberapa di antaranya berkembang cukup pesat. “Kegiatan usaha di sini masih berjalan dan bahkan cukup berkembang,” kata petugas UPTI Logam dan Perekayasaan Sidoarjo di Jalan Raya Trosobo, Taman, Sidoarjo, yang enggan disebutkan namanya, Rabu. Lingkungan Industri Kecil (LIK) Sidoarjo merupakan tempat usaha kecil yang dibina oleh UPTI Logam dan Perekayasaan Sidoarjo dan dibawahi langsung oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jatim. Kriteria dari usaha kecil ini diantaranya mempunyai investasi perusahaan senilai Rp 200 juta tidak termasuk tanah dan bangunan, serta menjadi warga negara Indonesia. Data UPTI Logam dan Perekayasaan Sidoarjo, menjelaskan, di LIK Trosobo yang menempati areal enam hektar terdapat 60 unit usaha dengan jenis produksi seperti industri logam, kayu, plastik, tempat duduk motor, sandal serta sepatu. “Mereka bertahan dan berkembang dengan menghasilkan produk yang berkualitas. Kelengkapan fasilitas, kemampuan sumber daya serta pengalaman yang dimiliki menjadi hal penting untuk bertahannya usaha di LIK,” kata petugas UPTI. Ia mencontohkan, Badan Usaha Jati Rejo yang memproduksi plastik “moulding” yang masih bertahan meski harus menghadapi persaingan yang ketat. Usaha tersebut berkembang secara mandiri dengan memperhatikan hasil dan harga dari produknya. “Selain itu, industri logam yang dihasilkan di LIK Trosobo diuji kekerasan bajanya terlebih dahulu sebelum dipasarkan,” katanya seraya menambahkan bahwa produksi aneka usaha di LIK Trosobo dipasarkan di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Kalimantan. (*)
