Surabaya (Antara Jatim) - Antrean warga kota Surabaya yang mengisi bahan bakar minyak di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), Jumat malam, terlihat "mengular" hingga mengganggu arus lalu lintas. Pewarta Antara di Surabaya melaporkan antrean yang hampir terjadi di seluruh SPBU di Kota Pahlawan itu antara lain terlihat di SPBU Joyoboyo, SPBU Karangpilang, SPBU Diponegoro, dan SPBU Tegalsari. Di SPBU Karangpilang, antrean warga kota tampak "mengular" hingga keluar ke jalan raya, sehingga mengganggu arus lalu lintas yang ada, namun sejumlah aparat kepolisian terlihat berjaga-jaga di SPBU setempat. Hal yang sama juga terjadi di SPBU Joyoboyo. Antrean tampak memanjang, sedangkan di SPBU Diponegoro terlihat antrean warga kota memadati empat jalur pengisian BBM di SPBU setempat. Aparat kepolisian juga terlihat berjaga-jaga di SPBU itu. "Kayaknya semakin malam, antrean semakin memanjang. Saya mau ngisi (mengisi BBM) di tempat lain juga sama saja," kata warga Wonokromo, Tohir. Di Surabaya, harga sejumlah bahan kebutuhan pokok sudah naik sejak beberapa pekan lalu, meski kenaikan harga BBM belum dipastikan. "Ya, harga BBM belum naik, tapi harga telur sudah naik. Biasanya hanya Rp15.000 perkilogram tapi sekarang sudah Rp18.000 perkilogram," kata seorang penjual tahu telur, Jono. Oleh karena itu, dirinya langsung mengurangi takaran tahu telur. "Kalau harga tahu telur dinaikkan justru pembeli kabur," katanya. Dalam waktu yang sama (21/6), ratusan buruh Jawa Timur yang tergabung antara lain dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menggelar aksi di Gedung Negara Grahadi, Surabaya untuk mendesak kenaikan upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2013 hingga 30 persen guna mencukupi kebutuhan hidup terkait kenaikan harga BBM. "Kenaikan upah buruh sebesar Rp500 ribu hingga Rp700 ribu itu tidak ada artinya dengan kenaikan harga BBM itu, karena tergerus melambungnya harga kebutuhan pokok, ongkos transportasi, dan sewa rumah/kontrakan, bahkan tingkat inflasi juga di atas 10 persen," kata koordinator KSPI Jatim Jamaludin di sela-sela aksi. (*)
Berita Terkait
Pelindo Petikemas: Tidak ada antrean kapal 6 hari di Tanjung Perak
2 Februari 2026 20:20
Menteri Haji: Penyetaraan masa tunggu untuk ciptakan keadilan
4 Oktober 2025 15:00
Antrean pembeli bahan pangan murah di Surabaya
23 September 2025 19:43
Antrean pemohon penerbitan SKCK
16 September 2025 16:23
Pelindo urai antrean kendaraan disebabkan laut pasang di Tanjung Perak
21 Agustus 2025 20:21
Aksi gerakan sopir tak ganggu layanan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk
6 Agustus 2025 23:00
Pemkab Banyuwangi siagakan tim urai kemacetan Pelabuhan Ketapang
4 Agustus 2025 15:37
Pascakelangkaan BBM, Khofifah pastikan harga sembako di Jember stabil
31 Juli 2025 14:53
