• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News jatim
Rabu, 28 Januari 2026
Antara News jatim
Antara News jatim
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Menhub minta KNKT investigasi pendaratan darurat pesawat Smart Air

      Menhub minta KNKT investigasi pendaratan darurat pesawat Smart Air

      Selasa, 27 Januari 2026 21:30

      Kemkomdigi operasikan Pusat Data Nasional 1 secara terbatas

      Kemkomdigi operasikan Pusat Data Nasional 1 secara terbatas

      Senin, 26 Januari 2026 22:00

      Istana perkuat peran ANTARA dalam ekosistem informasi global

      Istana perkuat peran ANTARA dalam ekosistem informasi global

      Senin, 26 Januari 2026 15:45

      Peneliti temukan mikroplastik pada air Sungai Brantas

      Peneliti temukan mikroplastik pada air Sungai Brantas

      Sabtu, 24 Januari 2026 17:29

      Menkomdigi sebut aturan kartu seluler baru cegah kejahatan digital

      Menkomdigi sebut aturan kartu seluler baru cegah kejahatan digital

      Jumat, 23 Januari 2026 21:45

  • Kabar Jatim
    • Advertorial
    • Malang Raya
    • Gresik
    • Pasuruan
    • Mojokerto
    • Jombang
    • Lamongan
    • Probolinggo
    • Blitar
    • Lumajang
    • Situbondo
    • Bondowoso
    • Tulungagung
    • Trenggalek
    • Magetan
    • Ngawi
    • Ponorogo
    • Pacitan
    • Tuban
    • Bojonegoro
    • Nganjuk
    • Kediri
    • Madura Raya
    • Pemprov Jatim
    • Kab Madiun
    • Sidoarjo
    • Surabaya
    • Kab Kediri
    • Jember
    • Kota Madiun
    • Lintas Daerah
      • Polisi lontarkan 30 pertanyaan ke Reza "Arap" terkait kematian Lula Lahfah

        Polisi lontarkan 30 pertanyaan ke Reza "Arap" terkait kematian Lula Lahfah

        Selasa, 27 Januari 2026 13:46

        Pesawat Smart Air jatuh di  Pantai Nabire

        Pesawat Smart Air jatuh di Pantai Nabire

        Selasa, 27 Januari 2026 13:18

        Rocky Gerung datangi Polda Metro Jaya untuk jadi ahli

        Rocky Gerung datangi Polda Metro Jaya untuk jadi ahli

        Selasa, 27 Januari 2026 12:00

        Dampak gempa Pacitan, KRL Palur-Yogya sempat terhenti di Maguwoharjo

        Dampak gempa Pacitan, KRL Palur-Yogya sempat terhenti di Maguwoharjo

        Selasa, 27 Januari 2026 11:48

        Soal es gabus di Jakarta, petugas akui terlalu cepat ambil kesimpulan

        Soal es gabus di Jakarta, petugas akui terlalu cepat ambil kesimpulan

        Selasa, 27 Januari 2026 11:00

    • Ekonomi
        • Gawai & TI
        • Otomotif
        Jagoan Hosting cetak 160 talenta digital lewat pelatihan AI

        Jagoan Hosting cetak 160 talenta digital lewat pelatihan AI

        Senin, 26 Januari 2026 12:11

        Xiaomi luncurkan Redmi Note 15 Series di Indonesia

        Xiaomi luncurkan Redmi Note 15 Series di Indonesia

        Kamis, 22 Januari 2026 21:45

        Kemkomdigi panggil X, minta klarifikasi soal Grok

        Kemkomdigi panggil X, minta klarifikasi soal Grok

        Selasa, 13 Januari 2026 15:54

        Dibekali desain ringkas, Huawei MatePad 12 X 2026 dukung produktivitas

        Dibekali desain ringkas, Huawei MatePad 12 X 2026 dukung produktivitas

        Jumat, 9 Januari 2026 15:13

        OLXmobbi beri tips langkah cermat pilih mobil bekas

        OLXmobbi beri tips langkah cermat pilih mobil bekas

        Rabu, 21 Januari 2026 20:35

        Xmax Connected tampil lebih segar dengan pilihan warna baru

        Xmax Connected tampil lebih segar dengan pilihan warna baru

        Kamis, 15 Januari 2026 15:03

        Sirkuit BYD di China hadirkan inovasi teknologi hingga petualangan

        Sirkuit BYD di China hadirkan inovasi teknologi hingga petualangan

        Kamis, 15 Januari 2026 12:15

        Indomobil eMotor kenalkan Sprinto untuk pasar Surabaya

        Indomobil eMotor kenalkan Sprinto untuk pasar Surabaya

        Kamis, 8 Januari 2026 18:33

    • Olahraga
        • Sepak Bola
        • Sport
        Jagoan Hosting cetak 160 talenta digital lewat pelatihan AI

        Jagoan Hosting cetak 160 talenta digital lewat pelatihan AI

        Senin, 26 Januari 2026 12:11

        Xiaomi luncurkan Redmi Note 15 Series di Indonesia

        Xiaomi luncurkan Redmi Note 15 Series di Indonesia

        Kamis, 22 Januari 2026 21:45

        Kemkomdigi panggil X, minta klarifikasi soal Grok

        Kemkomdigi panggil X, minta klarifikasi soal Grok

        Selasa, 13 Januari 2026 15:54

        Dibekali desain ringkas, Huawei MatePad 12 X 2026 dukung produktivitas

        Dibekali desain ringkas, Huawei MatePad 12 X 2026 dukung produktivitas

        Jumat, 9 Januari 2026 15:13

        OLXmobbi beri tips langkah cermat pilih mobil bekas

        OLXmobbi beri tips langkah cermat pilih mobil bekas

        Rabu, 21 Januari 2026 20:35

        Xmax Connected tampil lebih segar dengan pilihan warna baru

        Xmax Connected tampil lebih segar dengan pilihan warna baru

        Kamis, 15 Januari 2026 15:03

        Sirkuit BYD di China hadirkan inovasi teknologi hingga petualangan

        Sirkuit BYD di China hadirkan inovasi teknologi hingga petualangan

        Kamis, 15 Januari 2026 12:15

        Indomobil eMotor kenalkan Sprinto untuk pasar Surabaya

        Indomobil eMotor kenalkan Sprinto untuk pasar Surabaya

        Kamis, 8 Januari 2026 18:33

        Bekuk Fiorentina, Como ke perempat final Coppa Italia

        Bekuk Fiorentina, Como ke perempat final Coppa Italia

        Rabu, 28 Januari 2026 6:40

        Herdman pantau langsung klub Indonesia untuk petakan potensi pemain

        Herdman pantau langsung klub Indonesia untuk petakan potensi pemain

        Selasa, 27 Januari 2026 22:30

        Liga Champions diwarnai big match Napoli vs Chelsea

        Liga Champions diwarnai big match Napoli vs Chelsea

        Selasa, 27 Januari 2026 22:15

        Arema FC pinjam Gianluca Pandeynuwu dari Persis Solo

        Arema FC pinjam Gianluca Pandeynuwu dari Persis Solo

        Selasa, 27 Januari 2026 16:43

        Sembilan wakil Indonesia akan mulai perjuangan di Thailand Masters

        Sembilan wakil Indonesia akan mulai perjuangan di Thailand Masters

        Selasa, 27 Januari 2026 9:04

        Jatim sumbang 40 medali di ASEAN Para Games Thailand 2025

        Jatim sumbang 40 medali di ASEAN Para Games Thailand 2025

        Senin, 26 Januari 2026 18:29

        PB Muaythai Indonesia nilai SLC Cup 2026 tingkatkan jam terbang atlet

        PB Muaythai Indonesia nilai SLC Cup 2026 tingkatkan jam terbang atlet

        Senin, 26 Januari 2026 17:48

        Leclerc sebut aturan baru F1 akan jadi tantangan besar

        Leclerc sebut aturan baru F1 akan jadi tantangan besar

        Senin, 26 Januari 2026 16:47

    • Karkhas
        • Tajuk
        • Opo Jarene
        Jagoan Hosting cetak 160 talenta digital lewat pelatihan AI

        Jagoan Hosting cetak 160 talenta digital lewat pelatihan AI

        Senin, 26 Januari 2026 12:11

        Xiaomi luncurkan Redmi Note 15 Series di Indonesia

        Xiaomi luncurkan Redmi Note 15 Series di Indonesia

        Kamis, 22 Januari 2026 21:45

        Kemkomdigi panggil X, minta klarifikasi soal Grok

        Kemkomdigi panggil X, minta klarifikasi soal Grok

        Selasa, 13 Januari 2026 15:54

        Dibekali desain ringkas, Huawei MatePad 12 X 2026 dukung produktivitas

        Dibekali desain ringkas, Huawei MatePad 12 X 2026 dukung produktivitas

        Jumat, 9 Januari 2026 15:13

        OLXmobbi beri tips langkah cermat pilih mobil bekas

        OLXmobbi beri tips langkah cermat pilih mobil bekas

        Rabu, 21 Januari 2026 20:35

        Xmax Connected tampil lebih segar dengan pilihan warna baru

        Xmax Connected tampil lebih segar dengan pilihan warna baru

        Kamis, 15 Januari 2026 15:03

        Sirkuit BYD di China hadirkan inovasi teknologi hingga petualangan

        Sirkuit BYD di China hadirkan inovasi teknologi hingga petualangan

        Kamis, 15 Januari 2026 12:15

        Indomobil eMotor kenalkan Sprinto untuk pasar Surabaya

        Indomobil eMotor kenalkan Sprinto untuk pasar Surabaya

        Kamis, 8 Januari 2026 18:33

        Bekuk Fiorentina, Como ke perempat final Coppa Italia

        Bekuk Fiorentina, Como ke perempat final Coppa Italia

        Rabu, 28 Januari 2026 6:40

        Herdman pantau langsung klub Indonesia untuk petakan potensi pemain

        Herdman pantau langsung klub Indonesia untuk petakan potensi pemain

        Selasa, 27 Januari 2026 22:30

        Liga Champions diwarnai big match Napoli vs Chelsea

        Liga Champions diwarnai big match Napoli vs Chelsea

        Selasa, 27 Januari 2026 22:15

        Arema FC pinjam Gianluca Pandeynuwu dari Persis Solo

        Arema FC pinjam Gianluca Pandeynuwu dari Persis Solo

        Selasa, 27 Januari 2026 16:43

        Sembilan wakil Indonesia akan mulai perjuangan di Thailand Masters

        Sembilan wakil Indonesia akan mulai perjuangan di Thailand Masters

        Selasa, 27 Januari 2026 9:04

        Jatim sumbang 40 medali di ASEAN Para Games Thailand 2025

        Jatim sumbang 40 medali di ASEAN Para Games Thailand 2025

        Senin, 26 Januari 2026 18:29

        PB Muaythai Indonesia nilai SLC Cup 2026 tingkatkan jam terbang atlet

        PB Muaythai Indonesia nilai SLC Cup 2026 tingkatkan jam terbang atlet

        Senin, 26 Januari 2026 17:48

        Leclerc sebut aturan baru F1 akan jadi tantangan besar

        Leclerc sebut aturan baru F1 akan jadi tantangan besar

        Senin, 26 Januari 2026 16:47

        Negara tanpa ingatan: Ketika arsip Pemilu belum dikuasai ANRI

        Negara tanpa ingatan: Ketika arsip Pemilu belum dikuasai ANRI

        Senin, 3 November 2025 11:58

        Makna tersembunyi di balik rupiah, lebih dari alat tukar

        Makna tersembunyi di balik rupiah, lebih dari alat tukar

        Kamis, 30 Oktober 2025 13:06

        Efek plasebo jurnalisme?

        Efek plasebo jurnalisme?

        Jumat, 24 Oktober 2025 10:15

        Mengajak orang tua ikut peduli pada rencana masa depan anak

        Mengajak orang tua ikut peduli pada rencana masa depan anak

        Jumat, 22 Agustus 2025 14:56

        Mas Rio dan Besuki; Keberanian membangun kembali jalur sejarah

        Mas Rio dan Besuki; Keberanian membangun kembali jalur sejarah

        Selasa, 27 Januari 2026 19:09

        Besuki: Membaca ulang peta pengasingan sebagai rahim intelektual organik

        Besuki: Membaca ulang peta pengasingan sebagai rahim intelektual organik

        Selasa, 27 Januari 2026 8:18

        Januari 2026, saatnya arsip menjadi fondasi arah kebijakan

        Januari 2026, saatnya arsip menjadi fondasi arah kebijakan

        Selasa, 20 Januari 2026 10:52

        Arsip terdampak bencana Sumatra butuh perhatian pemerintah pusat

        Arsip terdampak bencana Sumatra butuh perhatian pemerintah pusat

        Senin, 29 Desember 2025 17:56

    • Internasional
      • China kembali ingatkan Jepang untuk tak campuri urusan Taiwan

        China kembali ingatkan Jepang untuk tak campuri urusan Taiwan

        Selasa, 27 Januari 2026 22:55

        Korban tewas di Gaza terus meningkat di tengah gencatan senjata

        Korban tewas di Gaza terus meningkat di tengah gencatan senjata

        Selasa, 27 Januari 2026 22:00

        China dilaporkan meretas ponsel ajudan sejumlah PM Inggris

        China dilaporkan meretas ponsel ajudan sejumlah PM Inggris

        Selasa, 27 Januari 2026 15:51

        Cisarua landslide: Indonesia identifies 20 victims as search continues

        Cisarua landslide: Indonesia identifies 20 victims as search continues

        Selasa, 27 Januari 2026 11:31

        Indonesia berkomitmen dukung Kamboja berantas kejahatan transnasional

        Indonesia berkomitmen dukung Kamboja berantas kejahatan transnasional

        Selasa, 27 Januari 2026 10:51

    • News in English
      • Indonesia sees 2026 economic growth at 5.4 percent, KSSK says

        Indonesia sees 2026 economic growth at 5.4 percent, KSSK says

        Selasa, 27 Januari 2026 21:45

        From river to gold: Aisyah's triumph at the 2025 ASEAN Para Games

        From river to gold: Aisyah's triumph at the 2025 ASEAN Para Games

        Selasa, 27 Januari 2026 21:15

        Indonesia's risky obsessions on fifth-generation fighters

        Indonesia's risky obsessions on fifth-generation fighters

        Selasa, 27 Januari 2026 17:00

        Ministers cite significant progress in Sumatra disaster recovery

        Ministers cite significant progress in Sumatra disaster recovery

        Selasa, 27 Januari 2026 15:47

        Smart Air plane crashes in Central Papua's Nabire, all passengers safe

        Smart Air plane crashes in Central Papua's Nabire, all passengers safe

        Selasa, 27 Januari 2026 14:58

    • Foto
      • Gubernur Jawa Timur terima kunjungan kehormatan Universiti Malaya

        Gubernur Jawa Timur terima kunjungan kehormatan Universiti Malaya

        Rabu, 28 Januari 2026 6:04

        Upaya mengembalikan fungsi trotoar di Surabaya

        Upaya mengembalikan fungsi trotoar di Surabaya

        Selasa, 27 Januari 2026 18:15

        Perlombaan Samapta Korps Marinir

        Perlombaan Samapta Korps Marinir

        Senin, 26 Januari 2026 16:19

        Ungkap hasil curanmor Polres Jombang

        Ungkap hasil curanmor Polres Jombang

        Senin, 26 Januari 2026 16:01

        Pameran foto seri Nyeser Paseser di Surabaya

        Pameran foto seri Nyeser Paseser di Surabaya

        Minggu, 25 Januari 2026 21:39

    • Video
      • Dapur MBG Surabaya dukung pemenuhan gizi anak sekolah

        Dapur MBG Surabaya dukung pemenuhan gizi anak sekolah

        Selasa, 27 Januari 2026 21:02

        Bayar pajak makin mudah, Pemkot Malang serahkan Mobil Samsat Keliling

        Bayar pajak makin mudah, Pemkot Malang serahkan Mobil Samsat Keliling

        Senin, 26 Januari 2026 13:03

        Curah hujan tinggi sebabkan longsor dan robohkan bangunan di Jember

        Curah hujan tinggi sebabkan longsor dan robohkan bangunan di Jember

        Senin, 26 Januari 2026 0:15

        Pernak-pernik Imlek mulai diburu, Pasar Atom Surabaya jadi rujukan

        Pernak-pernik Imlek mulai diburu, Pasar Atom Surabaya jadi rujukan

        Minggu, 25 Januari 2026 9:00

        Mikroplastik ditemukan tersebar di DAS Brantas dari hulu hingga hilir

        Mikroplastik ditemukan tersebar di DAS Brantas dari hulu hingga hilir

        Sabtu, 24 Januari 2026 21:26

    Sejarah Tak Tertulis dalam "Sang Kiai"

    Sabtu, 8 Juni 2013 13:14 WIB

    Sejarah Tak Tertulis dalam

    Film "Sang Kiai" dibuka dengan seorang anak yang diantar ayahnya hendak mendaftar masuk Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, untuk menuntut ilmu agama dan sang ayah berkata, "Saya tidak memiliki apa-apa untuk membayar masuk pesantren". Langsung saja santri penerima pendaftaran pun menolak keinginan ayah itu, karena tidak memiliki kekayaan berupa hasil bumi untuk disetorkan ke pesantren sebagai sumbangan wali santri untuk menopang kebutuhan konsumsi di pesantren itu. Mengetahui hal itu, pengasuh pesantren itu Hadratusy Syaikh KH Hasyim Asy'ari langsung menepuk bahu santrinya, "Jangan halangi anak untuk menuntut ilmu. Silakan masuk ke pondok, walaupun tidak memiliki apa-apa". Itulah sepenggal pernyataan bijak Sang Kiai yang membuat si ayah miskin yang tidak memiliki kekayaan hasil bumi terperangah dan kagum. Ya, siapa pun yang ingin menuntut ilmu agama kalau orang tuanya tak mampu, dipersilakan masuk ke Tebuireng. Kendati menggambarkan kehidupan santri bersarung di pondok pesantren itu, sang sutradara Rako Prijanto juga menampilkan unsur "entertainment" tentang percintaan ala santri dan peran perempuan di belakang layar dalam pergolakan merebut kemerdekaan. Adalah santri bernama Harun (diperankan Adipati Doelken) dan santriwati bernama Sarinah (diperankan Meriza Febriani) yang saling jatuh cinta pada pandangan pertama. Kisah yang tak kalah romantisnya dengan film lain itu ternyata diketahui oleh Kiai Hasyim Asy'ari. "Sudah sana, kamu besok ke rumahnya. Nanti, aku yang melamarnya," katanya disambut sorak kegirangan Harun. Sosok Harun dalam film Sang Kiai itu mungkin imajiner, tapi Harun menggambarkan sejarah tak tertulis tentang siapa yang membunuh Brigadir Jenderal AWS Mallaby di Jembatan Merah, Surabaya. Dalam film itu, Harun yang merupakan anggota Laskar Hizbullah dari Jombang (santri Tebuireng) tampak mendatangi Brigjen Mallaby di dalam mobilnya, lalu menembaknya dari jarak sangat dekat hingga tewas. Suara tembakan itu didengar pengawal sang jenderal yang kebetulan berada di depan mobil itu, lalu sang pengawal berbalik ke belakang mobil dan melontarkan granat di bawah mobil itu, sehingga Harun yang bersembunyi di balik mobil sang jenderal pun tewas di tempat kejadian perkara (TKP). Sosok Harun itu mengoyak lembaran pembelajaran sejarah yang sampai saat ini masih misteri, seperti misteri siapa sang pahlawan yang nekat naik Hotel Yamato (kini Hotel Majapahit) dan merobek bendera warna biru pada bendera Bangsa Belanda (merah, putih, biru). Namun, cerita yang berkembang di masyarakat Mojokerto dan Jombang memang mengarah kepada anggota Laskar Hizbullah yang membunuh Brigjen AWS Mallaby, meski sulit terungkap nama anggota Laskar itu, apakah dari Jombang atau Mojokerto. Jadi, santri Tebuireng yang membunuh Brigjen AWS Mallaby adalah mozaik sejarah tak tertulis yang ditemukan dalam versi sutradara, Rako Prijanto. "Saya membuat film itu selama tiga tahun, saya mengalami kesulitan, karena bahannya juga sulit dilacak, karena itu saya membaca disertasi tentang KH Hasyim Asy'ari, saya melakukan survei dengan mewawancarai beberapa saksi sejarah, dan saya pun tinggal beberapa waktu di Tebuireng," kata Rako dalam bedah film di Yayasan Khadijah Surabaya, 18 Mei. Ya, film "Sang Kiai" mengungkap sejarah tak tertulis, meski "sejarah" itu belum faktual betul, karena santri atau kiai itu sangat ikhlas dalam berjuang, sehingga catatan tertulis dalam sejarah pun nyaris tak ada atau sulit dilacak. Peran perempuan Film yang berdurasi 120 menit itu juga menampilkan fakta yang tak tertulis dalam sejarah tentang peran perempuan di belakang layar yang justru signifikan dalam perjuangan merebut kemerdekaan. "Setelah tiga kali nonton film itu, saya merasakan betul bahwa di belakang tokoh besar selalu ada perempuan perkasa yang memberi semangat untuk komitmen pada cinta Tanah Air dan membelanya," kata Sekjen DPP PKB HM Imam Nahrawi di Surabaya, 1 Juni lalu. Ya, ada sejumlah orang dekat Hadratusy Syaikh KH Hasyim Asy'ari yang juga mewarnai film itu, seperti KH Wahid Hasyim (diperankan Agus Kuncoro) dan Nyai Kapu (diperankan Christine Hakim) yang mewakili sosok istri sang kiai bernama Masruroh dari Desa Kapurejo, Kediri. Bahkan, mantan Presiden KH Abdurrahmad Wahid alias Gus Dur juga ditampilkan secara sekilas dalam film itu, tentu saat Gus Dur masih kecil dan dibawa sang nenek untuk bersembunyi ke kampung halamannya di Kediri di tengah medan perjuangan. Saat itu digambarkan tentara Jepang menyerbu Tebuireng dan menembakkan senjata karena para santri tidak mau memberi tahu dimana keberadaan Sang Kiai. Jepang menuduh KH Hasyim Asy'ari menghasut para santri untuk melawan Nippon (tentara Jepang) dengan menyulut kerusuhan di Cukir, sebuah wilayah pabrik tebu di sekitar Tebuireng, Jombang. Saat tentara Jepang mengamuk dengan cara menembakkan senjata ke arah pondok, Hasyim Asy'ari pun keluar dari ruangan dengan didampingi orang dekatnya KH Wahid Hasyim. "Saya Hasyim Asy'ari yang kalian cari," kata Asy'ari dengan lantang menggunakan sorban dan pakaian serba putih dengan didampingi puluhan santrinya. Pimpinan tentara Jepang meminta Kiai Hasyim dibawa untuk ditahan, tapi semua santri melakukan perlawanan. Perlawanan tak seimbang, karena tentara Jepang menggunakan popor senjata untuk memukuli dan menginjak-injak para santri sehingga banyak yang berdarah-darah mempertahankan sang kiai. Akhirnya, Sang Kiai Hasyim Asy'ari tak tega melihat santrinya "digebuki" dan "ditendangi", maka sang kiai pun membiarkan dirinya dibawa tentara Jepang dengan menggunakan truk ke penjara untuk ditahan. Di tahanan melalui seorang penerjemah, sang kiai Hasyim Asy'ari diinterogasi untuk mengakui kesalahannya dan tunduk pada perintah Jepang serta mau melakukan "Seikerei" (menyembah Dewa Matahari). Saat interogasi berlangsung, azan terdengar mengumandang. Hasyim dengan santainya tanpa takut pun berdiri meninggalkan komandan tentara Jepang yang sedang menginterogasi serta penerjemah yang seorang Muslim. "Kalau kamu seorang Muslim saat mendengarkan azan harus tinggalkan semua kegiatan. Itu adalah panggilan Allah," kata Hasyim kepada sang penerjemah. Hasyim Asy'ari pun melenggang pergi untuk shalat. Si interogator Jepang dan penerjemah terbengong-bengong melihat sikap religius Hasyim. Sikap segera dalam memenuhi panggilan Allah (azan) itu juga ditunjukkan sang kiai saat sakit. Dalam waktu yang sama, para santri Tebuireng pun tak tinggal diam, apalagi saat mengetahui Sang Kiai disiksa tentara Jepang dengan dipukuli tangannya dengan palu dan suaranya disiarkan lewat pengeras suara. "Allah... Allah....," begitu suara sang kiai yang terdengar. Keadaan itu memaksa para santri mengupayakan pembebasan sang kiai dengan unjuk rasa hingga jatuh korban, kemudian mereka pun melakukan upaya damai dengan membaca shalawat di depan penjara hingga akhirnya Jepang memindahkan sang kiai ke penjara di Mojokerto, namun para santri pun berbondong-bondong ke Mojokerto. "Saya titip bapakmu, kabari segera kondisi bapakmu ya," kata Nyai Kapu kepada anaknya KH Wahid Hasyim yang hendak ke Jakarta bersama KH Wahab Chasbullah dari Pesantren Denanyar, Jombang untuk berunding dengan petinggi militer Jepang. Ya, pendudukan Jepang ternyata tidak lebih baik dari Belanda. Jepang mulai melarang pengibaran bendera merah putih, melarang lagu Indonesia Raya dan memaksa rakyat Indonesia untuk melakukan Sekerei. Itulah yang ditentang KH Hasyim Asyari, karena tindakan itu menyimpang dari akidah Islam yang hanya menyembah Allah SWT. Tindakan yang berani itulah yang membuat Jepang menangkap KH Hasyim Asyari, namun ikhtiar diplomatis dari anaknya, KH Wahid Hasyim, tak sia-sia. Sang Kiai Hasyim Asy'ari pun dibebaskan dan para santri pun gembira menyambut di depan pintu gerbang penjara dengan melantunkan shalawat. Nyai Kapu pun merawat luka-luka sang kiai dengan sabar. Perawatan sang kiai itu dilakukan Nyai Kapu sambil berdialog untuk menyemangati terus, termasuk ketika sang kiai sakit dan disalahpahami santrinya bernama Harun, karena sang kiai dianggap mengikuti keinginan Jepang untuk menyerukan masyarakat menanam hasil bumi, lalu hasilnya disetorkan ke Jepang. Bahkan, Harun pun memilih untuk keluar dari pesantren, karena sang kiai Hasyim Asy'ari membiarkan KH Zaenal Mustofa yang menentang penyetoran hasil itu dipenggal kepalanya oleh tentara Jepang, apalagi sang kiai juga memenuhi keinginan Jepang untuk mengizinkan santri berlatih militer sebagai bagian dari tentara Jepang, meski keinginan keluar dari pesantren itu sempat dicegah perempuan yang juga istri Harun sendiri, bahkan temannya. "Tidak semua orang tahu, bapak (panggilan Nyai Kapu kepada suaminya) membiarkan pemengggalan Kiai Zaenal Mustofa, karena setuju dengan sikapnya. Bapak juga mengizinkan santri dilatih militer Jepang bukan untuk ikut Jepang, tapi membentuk laskar tersendiri, yakni Hizbullah. Laskar yang kelak dibutuhkan saat melawan penjajah," ucap Nyai Kapu. "Fardlu Ain" Jepang kalah perang, Sekutu mulai datang. Soekarno sebagai presiden saat itu mengirim utusannya ke Tebuireng untuk meminta Hadratusy Syaikh KH Hasyim Asy'ari untuk membantu mempertahankan kemerdekaan. Sang Kiai Hasyim Asyari menjawab permintaan Soekarno dengan mengeluarkan Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945 yang akhirnya mendorong barisan santri dan massa penduduk Surabaya yang didukung pemuda dari berbagai Tanah Air pun berduyun duyun tanpa rasa takut melawan sekutu di Surabaya. Gema Resolusi Jihad yang intinya meneguhkan bahwa membela Tanah Air adalah "fardlu ain" (kewajiban individu) dalam radius tertentu itu pun menjadi semangat spiritual keagamaan membuat pemuda-pemuda Indonesia berani mati. Para santri yang sebelumnya telah terlatih militer oleh tentara Jepang pun atas ridho Hasyim Asy'ari pun pergi ke Surabaya untuk berperang melawan tentara sekutu. Laskar Hizbullah bersama santri dan masyarakat selanjutnya tergambarkan dalam pertempuran 10 November 1945 di Surabaya yang berujung pada tewasnya Brigjen AWS Mallaby. Resolusi Jihad itu pun merupakan satu fakta lagi dari sejarah yang tak tertulis, karena sejarah lebih menggambarkan semangat Arek-Arek Suroboyo dalam Pertempuran 10 November 1945 yang membuat tentara Sekutu akhirnya bertekuk lutut, meski Surabaya sempat dibombardir akibat tewasnya jenderal terbaik Sekutu itu. "Menurut saya, film Sang Kiai yang dapat ditonton khalayak umum di bioskop mulai 30 Mei 2013 itu secara umum mengajarkan pentingnya tiga unsur penting yakni kearifan, cinta, dan politik," ujar warga Surabaya, Arfani. Menjadi seorang pemimpin, katanya, haruslah arif dan penuh cinta ketika berkuasa, namun juga harus mampu menguasai ilmu perpolitikan agar tidak terjerumus dan dipolitisasi oleh pihak lain. "Itulah yang dapatkan dari diri Sang Kiai. Beliau arif, cinta kepada keluarga, santri, dan masyarakatnya. Lebih dari itu, beliau memiliki ilmu politik dahsyat yang membuat Belanda, Jepang, dan Inggris pun ampun-ampun," ujarnya. Hal senada diungkapkan aktris ternama Christine Hakim yang cukup piawai memerankan Nyai Kapu alias Nyai Masruroh, meski dia berasal dari Jambi, namun dia pun menyempatkan diri berkunjung ke Desa Kapurejo di Kediri yang merupakan daerah kelahiran istri dari KH Hasyim Asy'ari itu. Didampingi sutradara Rako Prijanto dan aktor Ikranegara (pemeran KH Hasyim Asy'ari) dan Agus Kuncoro (pemeran KH Wahid Hasyim) saat bedah film di hadapan ratusan pelajar SMP-SMA di Yayasan Taman Pendidikan dan Sosial NU (YTPSNU) "Khadijah" Surabaya, ia menganggap Mbah Hasyim tidak hanya menderita akibat penjajahan, melainkan juga kelaparan akibat penjajah meminta hasil bumi kepada pribumi. "Buktinya, Nyai Kapu pernah menjual kain batik untuk membeli beras. Saya kira, Mbah Hasyim bukan hanya milik warga NU, melainkan milik bangsa dan negara, bahkan dunia, karena kekuatan angkatan perang penjajah yang bersenjata lengkap itu harus tunduk kepada para santri Mbah Hasyim yang bersenjata ala kadarnya," paparnya. Selain itu, Mbah Hasyim mengajarkan jihad dalam arti yang benar dan utuh. "Jihad yang bukan hanya membela agama, tapi juga membela Tanah Air itu membuat kita bisa bangga jadi orang Indonesia. Ya, keberadaan negara juga penting untuk bisa bebas mengamalkan agama," urai aktris Indonesia pertama yang main film Hollywood berjudul 'Eat Pray Love' bersama artis Julia Roberts di Bali itu. Ya, Sang Kiai Hasyim Asy'ari konsisten menerapkan Pancasila. Ia amalkan sila kedua (Kemanusiaan yang adil dan beradab) dan sila kelima (Keadilan Sosial) sekaligus, bukan seperti FPI atau MUI yang gasak sana, gasak sini. Sang Kiai Hasyim Asy'ari memandang kemaksiatan sebagai ladang dakwah dan jihad ekonomi, di saat Tebuireng penuh dengan pelacuran dan perjudian, dia bukan lantas menghancurkan tempat-tempat pelacuran dan perjudian, tapi dia dakwahkan bahaya perjudian dan memberikan solusi ekonomi berupa perdagangan kepada penduduk setempat agar terentas dari pelacuran. Pesantrennya memiliki instrumen ekonomi. Ia juga pengamal sila ketiga (persatuan) dengan nasionalisme dalam semangat antipenjajahan. Hubbul wathan minal iman, membela negara adalah bagian dari iman. Santri-santrinya diwajibkannya ikut melawan penjajah baik secara langsung maupun tidak langsung. Kiai Hasyim pun aktif berjuang, bahkan sempat dipenjara beberapa lama. Sila keempat Pancasila juga diamalkan yakni penghormatan terhadap musyawarah dan pluralisme dalam perwakilan. Kiai Hasyim menentang Raja Saudi yang tidak memperbolehkan Islam selain Sunni untuk pergi ke Mekkah. Bagi Kiai Hasyim, semua jenis tafsiran Islam harus dihormati. Soal sila pertama tak perlu diragukan lagi, karena Mbah Hasyim tidak hanya sangat menghormati panggilan Allah lewat azan, namun ia juga rela dipenjara karena mempertahankan akidahnya, bahkan nyawa pun siap dikorbankan untuk itu. Tidak hanya tegas dalam berbicara, Mbah Hasyim juga merupakan sosok yang berani dalam tindakan. "Kita harus malu dengan Mbah Hasyim, karena apa yang kita lakukan sekarang, ternyata tidak ada apa-apanya dengan apa yang beliau lakukan," tutur Christine Hakim yang meraih enam Piala Citra untuk Pemeran Utama Wanita Terbaik itu. (*)


    Editor : Masuki M. Astro
    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    • Whatsapp
    • facebook
    • twitter
    • email
    • pinterest
    • print

    Berita Terkait

    Mengenang Kiai Haji Zainuddin Djazuli, sang pendobrak kekolotan salaf

    Mengenang Kiai Haji Zainuddin Djazuli, sang pendobrak kekolotan salaf

    11 Juli 2021 01:03

    Sang Kiai-Politisi itu pun Masuk Bui

    Sang Kiai-Politisi itu pun Masuk Bui

    2 Desember 2014 21:33

    Sang Kiai Berpartisipasi di Festival Film Cannes

    Sang Kiai Berpartisipasi di Festival Film Cannes

    11 Mei 2014 08:16

    Film  "Sang Kiai" Sabet Empat Piala Citra

    Film "Sang Kiai" Sabet Empat Piala Citra

    8 Desember 2013 04:26

    PKB Surabaya Minta Caleg Teladani "Sang Kiai"

    PKB Surabaya Minta Caleg Teladani "Sang Kiai"

    4 Juni 2013 14:56

    Christine Hakim: Mbah Hasyim Bukan Hanya Milik NU

    Christine Hakim: Mbah Hasyim Bukan Hanya Milik NU

    31 Mei 2013 09:47

    PKB Kediri Manfaatkan Film "Sang Kiai" Jaring Pemilih

    PKB Kediri Manfaatkan Film "Sang Kiai" Jaring Pemilih

    30 Mei 2013 21:56

    Garda Bangsa Kediri Borong Tiket "Sang Kiai"

    Garda Bangsa Kediri Borong Tiket "Sang Kiai"

    29 Mei 2013 19:25

    Terpopuler

    Belajar dari kasus Maidi yang berujung OTT KPK

    Belajar dari kasus Maidi yang berujung OTT KPK

    Pemkab Kediri lanjutkan pembangunan infrastruktur ke Gunung Kelud

    Pemkab Kediri lanjutkan pembangunan infrastruktur ke Gunung Kelud

    Jalur pantura Situbondo bisa dilalui kendaraan setelah macet total

    Jalur pantura Situbondo bisa dilalui kendaraan setelah macet total

    Pemkot Kediri tutup jalur untuk proyek jalan tol Kediri-Tulungagung

    Pemkot Kediri tutup jalur untuk proyek jalan tol Kediri-Tulungagung

    Banjir material batu lumpuhkan jalur pantura Situbondo

    Banjir material batu lumpuhkan jalur pantura Situbondo

    Durian merah Banyuwangi ditetapkan sebagai produk Indikasi Geografis

    Durian merah Banyuwangi ditetapkan sebagai produk Indikasi Geografis

    Mencari jalan tengah mengatasi peredaran "rokok durno" di Madura

    Mencari jalan tengah mengatasi peredaran "rokok durno" di Madura

    Pemkab Situbondo dirikan dapur umum untuk korban banjir bandang

    Pemkab Situbondo dirikan dapur umum untuk korban banjir bandang

    Top News

    • China kembali ingatkan Jepang untuk tak campuri urusan Taiwan

      China kembali ingatkan Jepang untuk tak campuri urusan Taiwan

      8 jam lalu

    • Korban tewas di Gaza terus meningkat di tengah gencatan senjata

      Korban tewas di Gaza terus meningkat di tengah gencatan senjata

      9 jam lalu

    • Tim penyidik KPK geledah Kantor Dinas PUPR Kota Madiun

      Tim penyidik KPK geledah Kantor Dinas PUPR Kota Madiun

      16 jam lalu

    • Thomas Djiwandono tegaskan komitmen jaga independensi BI

      Thomas Djiwandono tegaskan komitmen jaga independensi BI

      17 jam lalu

    • Pesawat Smart Air jatuh di  Pantai Nabire

      Pesawat Smart Air jatuh di Pantai Nabire

      18 jam lalu

    Foto

    Gubernur Jawa Timur terima kunjungan kehormatan Universiti Malaya

    Gubernur Jawa Timur terima kunjungan kehormatan Universiti Malaya

    Upaya mengembalikan fungsi trotoar di Surabaya

    Upaya mengembalikan fungsi trotoar di Surabaya

    Perlombaan Samapta Korps Marinir

    Perlombaan Samapta Korps Marinir

    Ungkap hasil curanmor Polres Jombang

    Ungkap hasil curanmor Polres Jombang

    Pameran foto seri Nyeser Paseser di Surabaya

    Pameran foto seri Nyeser Paseser di Surabaya

    Antara News jatim
    jatim.antaranews.com
    Copyright © 2026
    • Top News
    • Terkini
    • RSS
    • Twitter
    • Facebook
    • Kabar Jatim
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Olahraga
    • Kesra
    • Karkhas
    • Ketentuan Penggunaan
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kebijakan Privasi
    • BrandA
    • ANTARA Foto
    • Korporat
    • PPID
    • www.antaranews.com
    • Antara Foto
    • IMQ
    • Asianet
    • OANA
    notification icon
    Dapatkan Berita Terkini khusus untuk anda dengan mengaktifkan notifikasi Antaranews.com