Beijing (Antara/Xinhua-OANA) - Badan-badan kesehatan daerah China telah diperintahkan untuk meningkatkan pemantauan flu sebagai bagian dari upaya negara itu untuk melawan flu H7N9, kata satu dokumen pemerintah yang diterbitkan Jumat. Instruksi tersebut berencana untuk meningkatkan pencegahan flu H7N9 dan pengawasannya, yang dikeluarkan oleh Komisi Kesehatan Nasional dan Keluarga Berencana, untuk menggantikan versi sebelumnya yang dikeluarkan pada awal April. Di kabupaten-kabupaten di mana setiap infeksi manusia dengan H7N9 telah dikonfirmasi, periode pemantauan selama dua-pekan secara lebih dekat atas kasus flu harus segera dikonfirmasi kasus flu burung, kata dokumen baru. Dalam dua minggu, setiap pasien dengan flu biasa atau parah dan infeksi saluran pernafasan akut di negara tersebut harus memberikan sampel serta pertanyaan harus dibuat pada setiap kemungkinan paparan H7N9, katanya. Sejak China mengkonfirmasi infeksi manusia pertama dengan virus flu burung pada akhir Maret, negara sejauh ini mengonfirmasi laporan 130 kasus H7N9, termasuk 32 kematian. (*)
Berita Terkait
Migrant Workers Should Avoid Live Bird Markets: Expert
6 Mei 2014 23:24
Pasien H7N9 di China Selamat dari Kematian
3 Mei 2013 21:16
Dua Orang Lagi Meninggal Akibat Virus Flu Unggas H7N9
21 April 2013 22:45
China Konfirmasi 87 Kasus H7N9 dan 17 Meninggal
19 April 2013 08:16
Peternak Ayam di Madiun Waspadai Virus H7N9
18 April 2013 11:23
Beijing Reports First Case of H7N9 Infection
13 April 2013 10:08
Dua Lagi Kasus H7N9 Dilaporkan di Shanghai
10 April 2013 20:42
Passengers from China to be Examined to Prevent H7N9
10 April 2013 16:20
