Hangzhou (Antara/Xinhua-OANA) - Seorang pria yang terserang flu unggas H7N9 diperkenankan pulang dari rumah sakit di Provinsi Zhejiang, China Timur, pada Jumat, setelah ia berhari-hari bersabung nyawa. Pria yang berusia 39 tahun itu dan bermarga Cao adalah pasien pertama H7N9 dengan gejala parah yang pulih. Ia dirawat di First Affiliated Hospital di Zhejiang University di Kota Hanzhou. "Saya harus berterima kasih kepada petugas medis. Mereka menarik saya kembali dari ambang kematian. Mereka mengizinkan saya hidup lagi," kata Cao saat meninggalkan rumah sakit tersebut, tempat ia telah dirawat selama 22 hari, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat malam. Petugas medis, yang disarankan oleh satu panel ahli yang terdiri atas lebih dari 20 dokter terkenal, memutuskan untuk merawat Cao dengan sistem pendukung kehidupan --yang menggantikan fungsi paru-paru dan hatinya-- sebab tak ada pasien H7N9 dengan gejala separah dia yang pernah diselamatkan. (*)
Berita Terkait
Migrant Workers Should Avoid Live Bird Markets: Expert
6 Mei 2014 23:24
China Tingkatkan Pemantauan Flu H7N9
12 Mei 2013 11:20
Dua Orang Lagi Meninggal Akibat Virus Flu Unggas H7N9
21 April 2013 22:45
China Konfirmasi 87 Kasus H7N9 dan 17 Meninggal
19 April 2013 08:16
Peternak Ayam di Madiun Waspadai Virus H7N9
18 April 2013 11:23
Beijing Reports First Case of H7N9 Infection
13 April 2013 10:08
Dua Lagi Kasus H7N9 Dilaporkan di Shanghai
10 April 2013 20:42
Passengers from China to be Examined to Prevent H7N9
10 April 2013 16:20
