Oleh Rini Utami Beijing, (Antara) - Otoritas kesehatan China menyatakan hingga Senin (16/4) malam angka penderita flu burung galur H7N9 mengalami peningkatan hingga 77 kasus dan 16 orang di antaranya meninggal dunia. Kantor Komisi Kesehatan Nasional dan Keluarga Berencana menyatakan dari jumlah itu, sebanyak 30 kasus terjadi di Shanghai dengan 11 orang meninggal dunia. Sementara itu, sebanyak 20 kasus terjadi di Provinsi Jiangsu dengan dua orang meninggal dunia dan 21 kasus terjadi di Provinsi Zhejiang dengan dua penderita di antaranya meninggal dunia. Di Pronvisi Anhui dilaporkan tiga kasus dengan satu orang meninggal dunia, Beijing satu kasus dan di Provinsi Henan dua kasus. Pihak otoritas menyatakan beberapa warga yang sempat berhubungan atau bersinggungan dengan para penderita flu burung telah diidentifikasi dan dalam pengawasan pihak otoritas kesehatan setempat. Kasus di China itu adalah untuk pertama kalinya galur virus H7N9 terdeteksi menjangkiti manusia. (*)
Berita Terkait
Jumlah penumpang pesawat di Bandara Juanda
29 Desember 2025 15:53
H+2 Natal, jumlah kendaraan kembali ke Jabotabek 168 ribu kendaraan
28 Desember 2025 15:15
Jumlah penumpang di stasiun Daop Jember meningkat jelang libur Nataru
20 Desember 2025 17:30
Pelindo prediksi kenaikan jumlah penumpang lima persen di Tanjung Perak
19 Desember 2025 21:16
Kemenham validasi jumlah dan kebutuhan korban pelanggaran HAM berat
15 Desember 2025 17:44
BRIN buka opsi jabatan fungsional peneliti dari perguruan tinggi
12 Desember 2025 13:10
Jumlah korban tewas Gaza melewati 70 ribu jiwa
10 Desember 2025 09:25
