Surabaya, Jawa Timur (ANTARA) - PT Terminal Teluk Lamong (TTL) mencatatkan arus peti kemas sebesar 694.996 TEUs pada kuartal I 2026, tumbuh 4,51 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 665.007 TEUs.

"Peningkatan arus PT Terminal Teluk Lamong di kuartal I tahun ini didorong oleh arus peti kemas internasional yang tumbuh signifikan berkat tambahan layanan lima service baru," kata Sekretaris Perusahaan Terminal Teluk Lamong Syaiful Anam di Surabaya, Jatim, Rabu.

Syaiful menyebutkan lima service baru yang dimaksud meliputi Feeder Asia Express Service (FAX), Sea-India Service 1 (SEI1), TPI Service, TI1 Service dan CIM Service.

Selain itu, kinerja juga didukung oleh tambahan tujuh kapal adhoc pelayaran internasional seiring dengan kenaikan signifikan pada rute Singapore dan Malaysia serta pada rute Taiwan dan Middle East.

Syaiful mengatakan arus peti kemas domestik juga mengalami kenaikan positif khususnya atas peningkatan kinerja pelayaran tujuan Makassar, Kendari, dan Berau di TPK Nilam.

Pertumbuhan ini menjadi cerminan optimisme pemilik barang atas efektivitas operasional dan kemampuan PT Terminal Teluk Lamong dalam menangkap peluang pertumbuhan arus barang.

Manajemen, kata dia, berupaya mewujudkan Operational Excellence dan Customer Satisfaction melalui implementasi strategi digitalisasi layanan.

Memasuki periode Maret 2026 yang bertepatan dengan bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, TTL menerapkan berbagai langkah strategis untuk memastikan kelancaran arus logistik bahkan hingga pasca Hari Raya Idul Fitri.

Ia menjelaskan TTL mengoptimalkan kapasitas terminal, menyediakan buffer area untuk kendaraan angkutan barang, serta memastikan kesiapan sistem Terminal Booking System (TBS) agar proses pengaturan muatan dan kendaraan dapat dilakukan secara terintegrasi pada Ramadhan lalu.

PT TTL juga menerapkan pola operasional berbasis planning and control tercermin dari rasio capaian ET/BT yang merupakan perbandingan effective time (waktu efektif bongkar muat) dibandingkan berthing time (durasi kapal bersandar hingga berlayar) dengan capaian Kuartal I sebesar 86,85 persen dari target 81 persen.

"Sedangkan kapal petikemas domestik tercapai 73,91 persen dari target 73 persen," ujarnya.

Dengan capaian ini, TTL optimis dapat mempertahankan tren pertumbuhan positif sepanjang 2026 serta memastikan perannya sebagai salah satu simpul logistik strategis di kawasan Indonesia timur.



Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor : Vicki Febrianto

COPYRIGHT © ANTARA 2026