Surabaya, Jawa Timur (ANTARA) - PT Terminal Teluk Lamong (TTL) menargetkan arus peti kemas sebesar 3.048.275 twenty-foot equivalent units (TEUs) atau tumbuh 7,8 persen dibandingkan 2025 yang sebanyak 2.827.256 TEUs.
"TTL optimis dapat mencapai target tahun 2026 melalui aksi-aksi strategis yang terukur," kata Direktur Utama TTL David P Sirait di Surabaya, Jatim, Kamis.
Sejalan dengan peningkatan kinerja operasional tersebut, pendapatan perusahaan diproyeksikan tumbuh dua digit didorong peningkatan produktivitas bongkar muat, efisiensi operasional, serta penguatan layanan bernilai tambah kepada pengguna jasa.
Fokus strategis TTL pada 2026 mencakup peningkatan produktivitas dan keandalan layanan, optimalisasi efisiensi operasional dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan atau safety dan kualitas layanan.
Kemudian juga mengenai penguatan transformasi dan port resilience untuk memastikan keberlanjutan kinerja perusahaan dalam jangka panjang.
David mengatakan pihaknya akan menjalin konsolidasi internal dan kolaborasi dengan seluruh stakeholder yang disertai fokus pada peningkatan layanan operasional yang berorientasi pada keselamatan dan kebutuhan pengguna jasa.
Keberhasilan transformasi TTL, kata dia, akan sangat ditentukan oleh peran sumber daya manusia (SDM) sebagai motor penggerak utama terhadap capaian operasional dan finansial maupun dalam memberikan manfaat sosial serta aspek lainnya.
"Tahun 2026 akan menjadi fase penting bagi TTL dalam mewujudkan value creation yang nyata dan berkelanjutan," ujarnya.
Pewarta: Astrid Faidlatul HabibahEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026