Surabaya (ANTARA) - PT PLN (Persero) menekankan transparansi dan akuntabilitas terhadap pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan Gardu Induk Tegangan Extra Tinggi (GITET) 500 kV Surabaya Selatan, Jawa Timur.
"Kami mengunjungi GITET 500 kV Surabaya untuk memantau secara langsung progres berjalan dengan bersih dan transparan," kata Kepala Satuan Pengawasan Internal (KSPI) PT PLN (Persero) Sulistyo Biantoro di Surabaya, Senin.
Sulistyo menyatakan pihaknya ingin seluruh tahapan pembangunan infrastruktur kelistrikan di wilayah Jawa Timur khususnya di Surabaya berjalan sesuai dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG).
Ia menegaskan transparansi menjadi kunci karena setiap rupiah yang diinvestasikan dalam proyek strategis harus dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui pengawasan yang ketat dan mandiri, kata dia, PLN ingin memastikan bahwa proyek ini tidak hanya tepat waktu dan tepat mutu tetapi juga memenuhi standar integritas yang tinggi.
"Integritas dalam pembangunan adalah fondasi bagi keandalan listrik yang akan dinikmati pelanggan," kata Sulistyo.
GITET 500 kV Surabaya Selatan merupakan aset vital dalam sistem kelistrikan Kota Surabaya, dan dengan modernisasi serta penguatan pada titik ini akan berdampak langsung pada stabilitas pasokan listrik bagi sektor industri, bisnis, maupun rumah tangga di jantung ekonomi Jawa Timur.
General Manager PLN UIP JBTB Hendro Prasetyawan menuturkan dukungan dari Satuan Pengawasan Internal (SPI) memberikan rasa percaya diri bagi unit pelaksana pembangunan untuk bekerja lebih profesional.
Ia menjelaskan beberapa poin utama yang menjadi fokus evaluasi adalah memastikan seluruh tahapan pembangunan sesuai dengan regulasi terbaru.
Selain itu juga mengidentifikasi potensi kendala pembangunan sejak dini agar tidak menghambat penyelesaian proyek serta memastikan penggunaan sumber daya perusahaan yang efisien dan tepat sasaran.
"Pengawasan adalah penguat bagi tim di lapangan agar selalu patuh pada aturan yang berlaku. Fokus kami adalah memastikan proyek ini memberikan dampak efisiensi bagi perusahaan dan meningkatkan kualitas layanan kelistrikan di wilayah Surabaya melalui proses yang transparan," ujar Hendro.
