Surabaya (ANTARA) - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Bambang Haryo Soekartono (BHS) mendorong pemerintah segera merealisasikan kenaikan tunjangan veteran sebesar 25 persen yang hingga kini belum terpenuhi.
“Masih ada 25 persen tunjangan veteran yang belum direalisasikan. Ini yang akan kami dorong agar segera dipenuhi,” kata Bambang.saat kunjungan ke kantor Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Surabaya, Kamis.
Ia menegaskan para veteran memiliki peran besar dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan sehingga sudah sepatutnya hak-hak mereka dipenuhi secara optimal.
Sebelumnya pemerintah telah merealisasikan 50 persen kenaikan tunjangan veteran melalui usulan yang disampaikan sejak 2012 hingga 2017.
Saat ini, masih tersisa 25 persen yang diharapkan dapat segera dituntaskan melalui Kementerian Pertahanan.
Selain tunjangan, Bambang juga mengusulkan sejumlah insentif tambahan bagi veteran, di antaranya pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), keringanan tarif listrik, pembebasan biaya air, serta diskon minimal 50 persen untuk seluruh moda transportasi.
Menurut dia, jumlah veteran yang semakin sedikit seharusnya menjadi pertimbangan pemerintah untuk memberikan perhatian lebih sebagai bentuk penghargaan atas jasa mereka kepada negara.
Ia juga menyoroti keterbatasan lahan taman makam pahlawan yang mulai penuh, termasuk di wilayah Sidoarjo dan Surabaya, sehingga perlu penambahan fasilitas untuk mengakomodasi kebutuhan pemakaman veteran ke depan.
Di sisi lain, Bambang mendorong pelibatan veteran dalam pendidikan bela negara bagi pelajar sebagai upaya menanamkan nilai nasionalisme dan cinta tanah air sejak dini.
Sementara itu, Wakil Ketua LVRI Surabaya Ariyanto menyampaikan aspirasi para veteran akan terus diperjuangkan melalui jalur legislatif agar dapat direalisasikan secara bertahap.
“Kami berharap perjuangan ini bisa berjalan dan terealisasi melalui DPR sesuai mekanisme yang ada,” ujarnya.
