Bojonegoro (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro memastikan pasokan elpiji tiga kilogram dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, dengan mengecek Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) dan sejumlah pangkalan elpiji di wilayah setempat.
Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah di Bojonegoro, Rabu mengatakan bahwa langkah pengecekan ke SPBE dan pangkalan yang dilakukan bersama pihak kepolisian tersebut merupakan respons atas kelangkaan elpiji yang sempat terjadi di wilayah setepat.
"Pengawasan akan terus dilakukan dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memastikan distribusi elpiji tetap lancar di Bojonegoro menjelang Lebaran," katanya.
Pengecekan tersebut dilakukan di SPBE Swarna Bina di Desa Plesungan, Kecamatan Kapas dan SPBE PT Kurniawan Mekar Agung Abadi di Desa Banjarejo, Kecamatan Padangan, serta empat pangkalan elpiji yang ada di Kabupaten Bojonegoro.
Pengecekan yang dilakukan Pemkab bersama Polres Bojonegoro tersebut untuk memastikan distribusi elpiji berjalan sesuai ketentuan dan tidak terjadi penyimpangan di lapangan.
Kanit II Satreskrim Polres Bojonegoro IPDA A. Zaenan Na’im menjelaskan bahwa kelangkaan elpiji tiga kilogram dipicu meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Ia menjelaskan, dalam pengecekan bersama itu petugas menemukan ada pangkalan di Desa Kapas yang menjual elpiji tiga kilogram dijual Rp20 ribu sampai Rp25 ribu, atau di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni Rp18 ribu.
"Pihak pangkalan elpiji akan dilaporkan oleh Pertamina ke agen untuk dilakukan Pemutusan Hubungan Usaha (PHU), sedangkan kepolisian juga mendalami dan pemeriksaan terhadap pangkalan tersebut," terangnya.
Ditambahkan Na'im, pada Selasa (17/3), saat pengecekan SPBE PT Kurniawan Mekar Agung Abadi proses distribusi elpiji di wilayah tersebut mengalami keterlambatan karena cuaca dan jarak distribusi yang cukup jauh.
Sebagai langkah penanganan, lanjut Na'im, disepakati penambahan armada distribusi serta peningkatan jam operasional pelayanan, termasuk tetap melakukan operasional saat Hari Raya Idul Fitri untuk memastikan pasokan tetap aman dan merata.
"Masyarakat tetap tenang, tidak melakukan pembelian berlebihan dan menggunakan elpiji tiga kilogram sesuai peruntukannya, serta aktif melaporkan apabila menemukan indikasi penimbunan atau penyimpangan distribusi di lapangan," katanya.
Lebaran 2026
Pemkab Bojonegoro pastikan pasokan elpiji aman jelang Lebaran
Rabu, 18 Maret 2026 15:21 WIB
Wakil Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Nurul Azizah (kedua kiri) melakukan pengecekan ke SPBE dan sejumlah pangkalan LPG di wilayah setempat, Rabu (18/3/2026). ANTARA/HO-Humas Polres Bojonegoro/vft.
