Malang, Jawa Timur (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat penjualan tiket kereta api jarak jauh angkutan Lebaran 2026 di Malang Raya, Jatim, hingga Sabtu, mencapai 65.813 tiket dari total kapasitas 136.045 tempat duduk.

"Penjualan tiket kereta api jarak jauh pada masa Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Malang Raya sudah mencapai 65.813 tiket atau sekitar 48 persen dari total kapasitas 136.045 tempat duduk," kata Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono di Kota Malang, Jawa Timur.

Sebanyak 65 ribu lebih tiket yang telah terjual itu merupakan akumulasi keberangkatan yang terhitung sejak 11 Maret 2026 hingga 1 April 2026 atau periode H-10 sampai H+10 Hari Raya Idul Fitri 2026.

Mahendro menjelaskan Stasiun Malang menjadi lokasi dengan jumlah pemesanan tiket tertinggi, yakni mencapai 55.064 tiket.

Kemudian, Stasiun Kepanjen menjadi lokasi dengan pemesanan tiket terbanyak kedua yakni mencapai 4.870 tiket.

"Lalu, Stasiun Malang Kota Lama sebanyak 3.782 tiket, serta Stasiun Lawang dan Stasiun Sumberpucung yang secara total mencatat 2.097 tiket," ujarnya.

KAI Surabaya juga mencatat volume penumpang yang memanfaatkan moda transportasi kereta api di seluruh stasiun di wilayah Malang Raya per hari ini mencapai 8.731 orang, rinciannya 5.312 penumpang berangkat dan 3.419 penumpang datang.

Puncak arus mudik seluruh stasiun kawasan aglomerasi Malang Raya diprediksi terjadi pada 17-19 Maret 2026.

Rata-rata penumpang harian selama momen tersebut diperkirakan akan meningkat sebesar 20 persen dibanding hari biasa.

Data dari PT KAI Daerah Operasi 8 Surabaya menyatakan sepanjang puncak arus mudik akan ada 7.400 orang memadati area stasiun se-Malang Raya setiap harinya.

Sedangkan, saat hari biasa jumlah penumpang berada di kisaran 6.100 orang per hari.

Mahendro mengimbau kepada masyarakat yang ingin menggunakan layanan perkeretaapian dalam melaksanakan mudik Lebaran supaya merencanakan perjalanan secara matang.

"Mempertimbangkan tanggal keberangkatan lain apabila jadwal favorit telah mendekati penuh. Selain itu, pelanggan juga dapat memanfaatkan skema perjalanan lanjutan atau connecting train guna memperoleh pilihan waktu perjalanan dan rute yang lebih fleksibel," tuturnya.



Pewarta: Ananto Pradana
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026