Penyesuaian operasional ini dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan
Surabaya (ANTARA) - PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya membatalkan tiga perjalanan kereta api dari Stasiun Pasarturi Surabaya, pada Rabu (29/4) sebagai bagian dari penyesuaian operasional yang mengutamakan keselamatan, imbas insiden di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan pembatalan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan, keamanan, dan keandalan layanan.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas pembatalan perjalanan tiga KA di wilayah Daop 8 Surabaya pada 29 April 2026. Penyesuaian operasional ini dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan sebagai prioritas utama,” ujar Mahendro di Surabaya, Rabu.
Ia menjelaskan, adapun tiga perjalanan yang dibatalkan yakni KA 263 Ambarawa Ekspres relasi Surabaya Pasarturi–Semarang Tawang, KA 66F Arjuno Ekspres relasi Malang–Surabaya Gubeng, serta KA 65F Arjuno Ekspres relasi Surabaya Gubeng–Malang.
Menurut dia, dari pembatalan tersebut, KAI mencatat pada Selasa (28/4) sebanyak 588 pelanggan terdampak, dan hingga kini 190 tiket telah diproses untuk pembatalan serta pengembalian bea.
Mahendro memastikan seluruh hak pelanggan tetap terpenuhi melalui kebijakan pengembalian bea secara penuh.
“KAI memastikan seluruh hak pelanggan tetap terpenuhi melalui kebijakan pengembalian bea secara penuh,” ucapnya.
Sebagai bentuk tanggung jawab, kata Mahendro, KAI memberlakukan pengembalian bea atau refund sebesar 100 persen di luar bea pesan bagi pelanggan terdampak, dengan batas waktu pengajuan maksimal tujuh hari sejak jadwal keberangkatan.
Selain refund, lanjutnya, pelanggan juga diberikan opsi penjadwalan ulang perjalanan sesuai ketentuan yang berlaku.
Oleh karena itu, KAI mengimbau pelanggan yang belum melakukan pembatalan untuk segera mengajukan refund atau reschedule melalui kanal resmi, serta memastikan kesiapan petugas di stasiun untuk membantu proses tersebut.
“KAI berkomitmen untuk terus mengutamakan keselamatan perjalanan serta memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan,” tutur Mahendro.
Pewarta: Naufal Ammar ImaduddinEditor : A Malik Ibrahim
COPYRIGHT © ANTARA 2026