Madiun (ANTARA) - Badan Urusan Logistik (Bulog) Madiun meminta masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau "panic buying" karena dipastikan stok pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dalam kondisi aman.

Pimpinan Cabang Bulog Madiun Agung Sarianto di Madiun, Jawa Timur, Rabu mengatakan pihaknya telah menyiapkan stok beras yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Madiun dan Ngawi yang menjadi wilayah kerjanya.

"Stok beras yang kami miliki saat ini mencapai sekitar 60 ribu ton. Jumlah tersebut sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga setelah Lebaran," ujarnya.

Selain beras, Bulog juga memastikan ketersediaan minyak goreng tetap aman. Saat ini, stok minyak goreng yang tersedia di gudang Bulog Cabang Madiun mencapai sekitar 280 ribu liter.

Untuk menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau, Bulog juga terlibat dalam kegiatan gerakan pasar murah di sejumlah titik.

"Kami menerima beberapa titik untuk pelaksanaan gerakan pasar murah. Selain itu, Bulog juga bersinergi dengan Koperasi Desa Merah Putih yang ada di kabupaten dan kota wilayah kerja," katanya.

Dengan ketersediaan stok yang mencukupi, masyarakat diharapkan tetap berbelanja secara bijak, tidak berlebihan, dan tidak menimbun bahan pokok.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panic buying. Belanja saja seperlunya karena stok pangan yang ada saat ini aman," kata dia.

Agung menambahkan, operasional Bulog tetap berjalan normal selama masa menjelang Lebaran 2026. Pelayanan distribusi dan pengelolaan stok di gudang juga tetap dilakukan sesuai jadwal yang telah ditentukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi.



Pewarta: Louis Rika Stevani
Uploader : Taufik
COPYRIGHT © ANTARA 2026