Situbondo (ANTARA) - Sejumlah warga berasal dari kepulauan di Kabupaten Sumenep, Madura, yang merantau di Pulau Bali maupun di Jawa memilih mudik lebih awal melalui Pelabuhan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Selasa.

Warga perantau memilih mudik lebih awal pada minggu kedua bulan Ramadhan 1447 Hijriah untuk menghindari kepadatan arus mudik Lebaran tahun ini.

"Saya dan beberapa teman bekerja di Bali, dan memang sengaja memilih pulang kampung lebih awal karena biasanya saat minggu ketiga Ramadhan sudah mulai ramai pemudik," kata Acuk, salah seorang pemudik berasal dari Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep di Pelabuhan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Selasa.

Supervisor PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang membawahi Pelabuhan Jangkar, Situbondo Slamet Santoso mengakui bahwa sudah ada sejumlah warga perantau yang mudik lebih awal menggunakan kapal feri tujuan Pulau Raas dan Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, sejak tiga hari terakhir.

"Memang benar ada sejumlah warga perantau yang mengawali mudik ke kampung halamannya pada pekan kedua Ramadhan melalui Pelabuhan Jangkar, terutama rute Jangkar-Raas lumayan banyak," ujarnya.

Ia mengatakan pada hari ini KMP Wicitra Dharma I mengangkut sekitar 160 penumpang dari Pelabuhan Jangkar ke Pulau Sapudi.

"Kami perkirakan pemudik tujuan Pulau Raas dan Pulau Sapudi melalui Pelabuhan Jangkar akan terus mengalir, khususnya pekerja nonformal," katanya.



Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor : Astrid Faidlatul Habibah

COPYRIGHT © ANTARA 2026