Sidoarjo, Jawa Timur (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus menggenjot normalisasi sungai di wilayah setempat sebagai upaya memitigasi banjir sekaligus pembersihan sedimen sungai yang mulai menumpuk.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA), Mohammad Mahmud, menyatakan bahwa pengerjaan kali ini dilakukan di sungai di belakang Pabrik Gula (PG) Krembung, di wilayah Desa Mojoruntut, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
"Normalisasi sungai di belakang PG Krembung kali ini merupakan upaya kami dalam memitigasi banjir dan pembersihan sedimen sungai," kata Mahmud dalam keterangannya di Sidoarjo, Senin.
Menurutnya, sedimen sungai tersebut sudah banyak menumpuk di dasar dan pinggiran sungai sehingga memerlukan intervensi normalisasi demi kelancaran arus sungai.
Mahmud berkata bahwa pengerjaan di titik Mojoruntut ini ditargetkan mencakup aliran sungai sepanjang kurang lebih tiga kilometer dengan target pengerjaan akan selesai dalam dua sampai tiga hari.
"Kami optimis pengerjaan rampung dalam waktu dekat agar alat berat dapat segera digeser ke titik lain yang membutuhkan penanganan serupa," kata Mahmud.
Selain di Kecamatan Krembung, Mahmud menjelaskan bahwa pihaknya telah menjadwalkan sejumlah upaya normalisasi di empat lokasi berbeda mulai besok, Selasa (10/2), yakni normalisasi di Desa Kedung Kembar, Kecamatan Prambon, normalisasi afvoer Wilayut di Kecamatan Sukodono, serta pembersihan sampah rutin sungai di daerah Kecamatan Tulangan.
Mahmud menjelaskan bahwa hasil pengerukan sedimen dari normalisasi sungai ini tidak dibuang percuma melainkan dimanfaatkan kembali untuk bahan pengurukan program Karya Bakti TNI Terpadu yang bersinergi dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 0816 Sidoarjo beserta jajaran Komando Rayon Militer (Koramil) di masing-masing wilayah.
Pewarta: Fahmi AlfianEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026