Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur bersama Asosiasi Jurnalis Perempuan (AJP) melakukan penguatan literasi bagi 200 pelajar SMA/SMK Malang Raya dan Kabupaten Blitar, melalui Pelatihan Penulisan Kreatif dan Public Speaking di Aula SMA Negeri 9 Kota Malang, Jawa Timur, Selasa.
Kepala Dindik Jawa Timur Aries Agung Paewai di Kota Malang, mengatakan melatih public speaking dan menulis berfungsi untuk membangun kemampuan mengolah diri dalam banyak hal, salah satunya menggunakan media sosial yang kini bukan lagi dianggap sebagai ranah privat.
"Karena itu, para pelajar haruslah memikirkan kembali, mencermati kembali, membaca ulang, sebelum menekan tombol klik untuk mengirim sebuah konten," kata Aries.
Dia menyampaikan pelajar akan mendapatkan banyak manfaat ketika memiliki kemampuan berbicara di depan umum yang baik.
"Tiga kunci public speaking ini adalah menjadi diri sendiri, mampu bercerita dan memiliki empati dalam berkomunikasi," ucapnya.
Aries optimistis pelatihan ini memberikan dampak positif bagi perkembangan pola pikir dan karakter peserta pelatihan.
"Cerdas itu penting, berkarakter itu wajib, dari kecerdasan yang berkarakter itu akan berdampak positif bagi diri sendiri, masyarakat sekitarnya, dan bangsa ini," ujarnya.
Sementara itu, Ketua AJP Hentty Kartika Sari menyampaikan pelatihan yang dikemas dalam agenda Sarasehan Pelajar Jatim 2026 bertujuan memberikan ruang belajar yang berkualitas bagi pelajar untuk mengasah kemampuan literasi.
Dia menambahkan kemampuan menulis, baik harus diimbangi dengan tanggung jawab moral sehingga apa yang disampaikan bukan hoaks.
"Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, bertanya dan berdiskusi," kata dia.
