Surabaya (ANTARA) - Ketua Umum Kadin Jawa Timur (Jatim) Adik Dwi Putranto menyatakan pihaknya memprioritaskan tujuh aspek yang akan dijalankan selama lima tahun ke depan demi mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah setempat mencapai 8 persen.
“Target pertumbuhan ekonomi Jawa Timur kami dorong agar bisa mencapai 8 persen, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto,” katanya dalam Pelantikan dan Pengukuhan Dewan Pengurus (Kadin) Jatim 2025–2030 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu.
Prioritas pertama adalah mendorong terciptanya iklim usaha yang kondusif melalui kemudahan berusaha, kepastian hukum, serta penyediaan sumber daya manusia yang kompeten dan siap kerja.
Prioritas kedua yaitu bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jatim untuk merencanakan misi dagang ke sembilan provinsi di dalam negeri dan empat negara luar negeri pada tahun ini demi mendorong sektor perdagangan.
Prioritas ketiga yakni pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang akan dilaksanakan bersama Tim Koordinasi Vokasi Daerah karena aspek ini memiliki kontribusi sekitar 60-70 persen terhadap pertumbuhan ekonomi.
Prioritas keempat adalah adopsi teknologi dan digitalisasi yang merupakan sebuah langkah keharusan khususnya bagi pelaku UMKM agar mampu bersaing dan naik kelas.
Prioritas kelima diarahkan pada pengembangan industri hijau dan green jobs melalui standar kompetensi green soft skills yang diusulkan menjadi standar nasional.
Prioritas keenam adalah penguatan infrastruktur yang selama ini menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Jawa Timur dan prioritas ketujuh yakni pemberdayaan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah.
Sebagai informasi, sebanyak 400 pengurus Kadin Jatim dengan 32 bidang usaha baru saja dilantik sehingga menjadi momentum konsolidasi dunia usaha untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.
