Surabaya (ANTARA) - Pengurus Besar (PB) Ikatan Woodball Indonesia (IWbA) menargetkan Pengprov IWbA Jawa Timur baru mampu mencetak lebih banyak atlet yang dapat memperkuat tim nasional hingga berprestasi di tingkat internasional.
Ketua Umum PB IWbA Aang Sunadji menyatakan potensi atlet woodball Jawa Timur sangat besar, terutama dari sisi mental bertanding yang telah teruji dalam berbagai ajang kompetisi.
“Dengan pengurus yang baru, saya berharap jumlah atlet Jawa Timur yang masuk tim nasional bisa bertambah, dari saat ini empat atlet menjadi delapan atlet nasional,” kata Aang usai pelantikan Pengprov IWbA Jawa Timur di Surabaya, Minggu.
Aang menilai capaian atlet Jawa Timur pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) menjadi indikator positif bahwa pembinaan atlet woodball di daerah tersebut berjalan ke arah yang benar.
Selain menargetkan penguatan di level nasional, PB IWbA juga menyiapkan atlet untuk menghadapi sejumlah kejuaraan internasional sepanjang 2026.
"Kejuaraan tersebut, mulai dari World Cup Woodball di Malaysia, Hongkong Open, Malaysia Open, Indonesian Open di Bali, hingga Taiwan Open dan General Assembly International Federation," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Jawa Timur Muhammad Nabil menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan serta peningkatan jumlah kejuaraan sebagai bagian dari pembinaan prestasi atlet.
“Minimal harus ada empat kejuaraan dalam setahun di Jawa Timur. Kalau event sedikit, sulit mengukur prestasi dan regenerasi atlet,” ujar Nabil.
Selain aspek kompetisi, Nabil juga mendorong percepatan pembentukan kepengurusan IWbA di daerah, mengingat masih terdapat 11 kabupaten/kota di Jawa Timur yang belum memiliki struktur organisasi.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Pengprov IWbA Jawa Timur Ali Kuncoro menyatakan pihaknya siap menjalankan amanah dengan memperkuat kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan PB IWbA, KONI Jatim, Dispora, dan perguruan tinggi.
“Kami akan bekerja lebih baik untuk membuktikan potensi atlet Jawa Timur melalui program kerja yang terukur,” kata Ali.
Ali menambahkan, Pengprov IWbA Jatim menargetkan pelaksanaan dua hingga tiga kejuaraan provinsi pada tahap awal, sekaligus meningkatkan kualitas pelatih, wasit.
"Tidak lupa juga penguatan sport science agar atlet mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional," tuturnya.
