Lamongan (ANTARA) - Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyebutkan capaian medali emas dari cabang olahraga Indonesia Bela Diri Campuran Amatir-Mixed Martial Art (IBCA-MMA) sebagai wujud dedikasi dan kerja keras atlet dalam mengharumkan nama daerah pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX/2025.
"Setiap tetes keringat para atlet adalah bentuk dedikasi untuk Lamongan. Kami bangga dan akan terus memberikan dukungan penuh agar capaian ini terus meningkat," ujar Yuhronur dalam keterangan tertulis yang diterima di Lamongan, Minggu.
Medali emas pertama untuk Lamongan diraih oleh Lintang Alvinda Niafudanita pada nomor Standing Fight usia 19–23 tahun kelas 61,2 kilogram putri. Ia menang usai bertanding di GOR Ken Arok, Kota Malang, Sabtu (28/6).
Cabang IBCA-MMA menjadi penyumbang medali terbanyak sementara. Selain Lintang, dua perunggu diraih Nisa Dwi Febriani (kelas 56,7 kg putri) dan Muhammad Rayhan Alfaris (kelas 48,0 kg putra), keduanya dari kelompok usia 16–18 tahun.
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lamongan Heri Pranoto mencatat hingga Minggu (29/6), Lamongan telah mengoleksi delapan medali, terdiri atas satu emas, satu perak, dan enam perunggu.
“Ini hasil kerja keras seluruh tim. Masih ada peluang menambah medali di cabor lainnya,” katanya.
Berdasarkan klasemen sementara di laman resmi KONI Jatim, Lamongan menempati peringkat ke-32 dari 38 daerah peserta Porprov.
Medali juga disumbang dari cabang cricket, sepak bola putri, taekwondo, wushu sanda, dan bela diri Kurash.
Sebagaimana diketahui, Porprov Jatim IX digelar di Malang Raya dan diikuti ribuan atlet dari 38 kabupaten/kota dengan mempertandingkan ratusan nomor dari berbagai cabang olahraga.
Pewarta: Alimun KhakimEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026