Sidoarjo (ANTARA) - Demo Air Minum jenama Biru menggandeng Pertamina Patra Niaga untuk memperluas pasar dengan konsep kontainer di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Bypass Juanda, Sidoarjo.
Direktur Biru Semesta Abadi Yantje Wongso saat dikonfirmasi di Sidoarjo, Rabu menyampaikan, peluncuran ini menjadi langkah awal pengembangan inovasi layanan depo air minum isi ulang berbasis kontainer yang mengintegrasikan kebutuhan mobilitas, efisiensi dan standar kualitas air minum untuk memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan primer dalam satu kunjungan.
"Apa yang telah kami canangkan sebagai payung kerja sama dengan Pertamina di bulan Februari tahun 2025 yang lalu, pada hari ini mulai kami realisasikan," katanya.
Ia mengaku, dibutuhkan waktu untuk memulai sebuah inovasi, namun dengan pemikiran yang cermat, pihaknya meyakini inovasi Biru melalui Biru Container dapat berjalan dengan baik dan memenuhi kebaikan bagi semua pihak.
"Utamanya, kolaborasi ini hadir untuk melayani masyarakat melalui konsep one-stop service dalam satu ekosistem layanan terintegrasi antara Biru dan Pertamina," ujar Yantje.
Menurutnya, lokasi tersebut dipilih karena memiliki nilai strategis yang kuat sebagai tempat lahirnya industri depo air minum isi ulang di Indonesia di tahun 1998, dan adalah kota dimana kantor pusat PT Biru Semesta Abadi berada.
"Teknologi, konsep usaha, serta standar operasional depo air minum isi ulang Biru yang digunakan secara luas saat ini bermula dari Surabaya, sehingga menjadikan Surabaya titik awal yang relevan dan historis bagi pengembangan inovasi Biru Container," ucapnya.
Biru Container tetap menggunakan 100 persen Teknologi Ozon yang sama, dengan kualitas air, harga, jam operasional, serta standar pelayanan yang setara dengan 831 gerai Air Minum Biru di seluruh Indonesia.
"Perbedaannya terletak pada desain fisik yang menggunakan konsep kontainer yang inovatif dan lebih adaptif terhadap karakter lokasi SPBU. Dalam uji coba operasional," katanya.
Di kesempatan yang sama, Senior Officer Non-Fuel Retail Business Pertamina Patra Niaga Ariyanti Chandra Dewi menjelaskan diversifikasi layanan menjadi bagian penting dari strategi perusahaan dalam meningkatkan daya saing SPBU.
"Pengembangan Non-Fuel Retail merupakan fokus kami untuk menghadirkan nilai tambah bagi SPBU dan pelanggan. Kolaborasi dengan Biru membuka peluang pengembangan layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari, sekaligus memperkuat peran SPBU sebagai pusat layanan terpadu," katanya.
