Surabaya (ANTARA) - Ketua Umum terpilih Perkumpulan Usaha Air Dalam Kemasan Nusantara (AMDATARA) Karyanto Wibowo menyatakan siap menjadi katalisator bagi pengembangan dan kemajuan industri air minum dalam kemasan (AMDK).
"Kami akan fokus pada kolaborasi, integritas, dan keberlanjutan," katanya melalui keterangan tertulis yang diterima di Surabaya, Jumat.
Asosiasi ini resmi terbentuk pada pertengahan Desember lalu.
Karyanto mengungkapkan sebagai rumah bagi industri AMDK yang berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan, AMDATARA siap membangun kolaborasi solid, memastikan kepatuhan regulasi dan mendorong inovasi untuk menjaga kualitas produk, serta kontribusi positif terhadap lingkungan dan masyarakat.
"AMDATARA akan berperan sebagai platform kolaborasi antar anggota, advokasi kebijakan dengan pemerintah, edukasi publik tentang hidrasi sehat, sumber daya air pengelolaan sampah kemasan, standardisasi kualitas melalui SNI dan sertifikasi, serta penguatan investasi," ujarnya.
Karyanto menegaskan komitmen AMDATARA mendukung transformasi industri menuju era 4.0, penerapan teknologi ramah lingkungan dan sinergi lintas sektor untuk pertumbuhan ekonomi nasional.
Diakuinya industri AMDK menghadapi tantangan ke depan yang semakin kompleks, termasuk implementasi SNI wajib, persepsi publik terkait pengelolaan sumber daya air, regulasi migrasi BPA pada kemasan, ketidaksinkronan regulasi pusat-daerah, pengelolaan sampah kemasan, penerapan Extended Producer Responsibility (EPR) yang inklusif, pajak air serta kompetisi ketat di pasar.
"Industri AMDK juga menuntut adaptasi terhadap tren seperti penerapan ekonomi sirkular, digitalisasi dan sertifikasi halal," ucap Karyanto.
