"Joglo Park" Semarakkan Pacet

id Joglo Park Semarakkan Pacet, antara, surabaya, wahana, mojokerto, kolam renang, bumerang

Surabaya - Pacet, kawasan wisata yang di kenal dengan sumber mata air panas alami (Padusan). Kini terus berkembang menjadi kawasan wisata cukup lengkap, baik alam maupun buatan yang ditata melengkapi objek wisata yang sudah ada.

Pacet adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Kecamatan ini terletak di sebelah timur Kota Mojokerto, berbatasan dengan Kecamatan Trawas di bagian timur, Kecamatan Kutorejo di utara, Kecamatan Gondang di barat dan bagian selatan berbatasan dengan hutan wilayah Batu.

Pacet berada sekitar 600 meter dari permukaan laut (mdpl). Hal tersebut menempatkan Pacet sebagai daerah wisata yang perlu diperhitungkan di Jawa Timur. Pemandian air panas kolam renang alami (Padusan) selama ini lebih dikenal sebagai objek wisata andalan kawasan milik Perhutani berhawa sejuk ini.

Namun, Pacet tidak hanya Padusan, terdapat beberapa objek wisata baru (pengembangan) yang umumnya memanfaatkan karunia Yang Maha Kuasa, yaitu alam nan indah, seperti wisata arung jeram (rafting) terdapat di Pacet. Air terjun dan wana wisata merupakan pilihan lain bagi penikmat panorama alam yang sejuk dan bebas polusi.

Berada sedikit di atas Pacet adalah Taman Hutan Rakyat (Tahura) R Soerjo yang jalan (makadam) merupakan jalan tembus ke Cangar (pemandian air panas) hingga Kota Wisata Baru. Tahura yang asri dihuni beragam satwa dengan aneka pohon hutan yang rindang dan beberapa air terjun.

Kawasan hutan hujan tropis basah seluas 27.868,30 hektare yang wilayahnya masuk dalam empat kabupaten, yaitu Malang, Jombang, Mojokerto dan Pasuruan serta satu kota, yaitu Kota Batu.

Taman Hutan Raya R Soerjo adalah kawasan pelestarian alam yang terutama dimanfaatkan untuk tujuan koleksi tumbuhan atau satwa yang alami atau buatan, jenis asli atau bukan asli, yang dimanfaatkan bagi kepentingan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budi daya, budaya, pariwisata dan rekreasi dalam Kelompok Hutan Arjuno Lalijiwo.

Menyusuri Tahura yang masih asri dan cukup alami yang merupakan tempat sumber air bagi sebagian wilayah Jatim, seperti yang utama adalah Sumber Bratas ini, merupakan pengalaman tak terlupakan.

Beragam flora dan fauna sepanjang perjalanan sangat unik dan menarik yang sayang bila dilewatkan. Bahakn di ruas tertentu, puluhan kera bisa dijumpai di tepi jalan "menyapa" pengunjung.

Untuk menikmati Tahura R Soerjo (Gubernur Jatim pertama di era kemerdekaan) dengan kendaraan roda dua maupun empat, bisa di tempuh melalui dua jalur, yaitu dari arah Pacet, Mojokerto dan dari arah Kota Batu. Tahura yang berjarak sekitar 70 km dari Kota Surabaya dan 37 km dari Kota Malang ini. Sebaiknya ditempuh melalui Kota Batu.

Pasalnya, beberapa ruas jalan, terutama setelah sumber air panas Cangar (dari arah Kota Batu 19 km), lebarnya hanya tiga meter dan kondisinya kurang baik, cukup banyak jalan berlubang dengan tanjakan menikung cukup tajam.

Namun, bila ditempuh dari Kota Batu sepanjang 19 km jalanya selebar lima meter dan kondisi aspal (hotmix) cukup mulus. Sementara dari arah Pacet rada jelek.

Keuntungan ditempuh melalui Batu, nisbi cenderung menurun jalannya, sementara dari arah Pacet sebaliknya menanjak, sehingga diperlukan sedikit tambahan adrenalin.

Bila dari arah Batu, sepanjang perjalanan disambut panorama perkebunan sayur (kentang, wortel, cabai, kol, kubis), buah (apel dan jeruk) serta beragam bunga antara lain mawar, krisan, dahlia, anggrek milik masyarakat.

Sementara bila dari arah Pacet, sepanjang perjalanan disuguhi rindangnya hutan tropis dengan beberapa air terjun dan sungai serta kicauan aneka burung maupun suara satwa liar lainnya.

Beberapa bagian di antara dimanfaatkan wisatawan maupun para pelajar untuk jogging, kamping, "tracking", mendaki hingga "outbond" maupun pacaran.

"Enak ya suasananya di sini, apalagi hawa sejuk dan segar," kata Nabillah yang menikmati liburan sekolah bersama keluarganya.

Objek baru
Satu lagi objek wisata buatan baru "lahir" di Pacet, tepat berada di Desa Petak sekitar 57 Km barat daya Kota Surabaya, bernama "Joglo Park" menyediakan delapan wahana permainan air dan darat serta rumah makan cukup luas berbentuk joglo/pendapa.

Objek wisata di areal seluar 3,5 ha dengan kontur berbukit (undak), baru perkenalan pembukaan 23 Desember lalu dan direncanakan dibuka secara resmi memanfaatkan momentum pergantian tahun dari 2012 ke 2013.

Delapan wahana tersedia benar-benar masih baru, dan sesuai untuk wisata keluarga, seperti kolam renang luas dengan seluncuran sepanjang 25 meter sementara sisi kirinya tersedia "bumerang" yaitu seluncuran berbentuk 45 derajat dua sisi berhadapan.

Pada bumerang, perenang harus menggunakan pelampung yang disewa Rp5.000 untuk "single" alias tunggal dan Rp8.000 untuk yang ganda, di mana kita seluncur dan mendal berulang layaknya "pinbal" serta berakhir menjebur di kolam besar.

Permainan yang cukup memacu adrenalin ini dikhususnya bagi mereka yang berusia 12 tahun (minimal). Sementara bagi anak-anak bisa menikmati kolam arus berbutar sepanjang 75 meter yang berada di atas kolam besar dan bumerang.

Pada sisi atasnya lagi tersedia kolam rumah seluncuran dan air mancur serta kolam khusus bagi wahana perahu kayuh bagi anak-anak.

Sementara wahana darat berupa permainan "kora-kora" perahu naga besar yang berayun sesuai keinginan, "bom-bom car" serta sepeda motor ATV yang menjelajahi lintasan tanah naik turun dan bila musim hujan berubah jadi lintasan berlumpur.

Beragam wahana tersebut bisa kita nikmati dengan bebas cukup membayar tiket Rp30.000 per orang.

Lokasinya Joglo Park cukup tepat, karena berdekatan dengan obyek wisata lainnya seperti "Pacet Mini Park", lokasi wisata yang gerbangnya ditandai dengan patung Komodo raksasa ini menyajikan beragam kegiatan "out bond" mulai kolam renang, "flaying fox", kolam pancing, kendaraan menjelajah serta beragam permainan atau "game" untuk anak-anak.

Sementara sisi kirinya berada nurseri angrek bulan dan sebelah atasnya terdapat Hotel Savira yang menjadi tempat berlibur para penikmat wisata.

Wisatawan yang berkunjung ke lokasi wisata di kawasan Pacet ini tidak lengkap rasanya kalau pulang tidak membawwa buah tangan. Untuk itu, mereka tidak perlu khawatir karena pada sisi jalan kawasan wisata ini masyarakat setempat menyediakan beragam oleh-oleh seperti produk sayuran dan buah-buahan maupun camilan (kudapan).

Silakan merencanakan liburan bersama keluarga ke kawasan Pacet di akhir pekan. (*)
Pewarta :
Editor: FAROCHA
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar