Moskow (ANTARA/AFP) - Rusia mendesak Sudan Selatan, Sabtu, menghukum mereka yang bertanggung jawab dalam menembak jatuh satu helikopter PBB yang menewaskan semua empat awak Rusianya, dalam satu serangan yang dikutuk masyarakat internasional. "Kami mengimbau pemerintah Sudan Selatan melakukan pengusutan, menghukum mereka yang bersalah dan melakukan segala tindakan untuk menjamin tindakan seperti itu tidak akan terulang kembali," kata kementerian luar negeri dalam satu pernyataan di lamannya setelah insiden Jumat itu. Seorang juru bicara militer Sudan mengatakan pasukan menembakkan meriam anti-pesawat ke helikopter Rusia MI yang diduga adalah satu helikopter peberontak yang mengangkut senjata-senjata ke pasukan anti-pemerintah di negara paling baru di dunia. "Kejadian tragis di negara Afrika itu menimbulkan satu masalah baru menyangkut keamanan missi pasukan perdamian PBB itu," katanya dan menyebut penembakan helikopter itu "kesalahan besar." Pernyataan itu menyatakan ke empat warga Rusia yang tewas itu adalh S.Ilyin, pilot, A.Abrarov,pilot kedua, S.Yegorov,teknisi pesawat dan N.Shpanov, pelayan kabin operator radio. Sekjen PBB Ban Ki-moon mengecam keras serangan tentara Sudan Selatan yang menyebabkan satu helikopter PBB jatuh di distrik Likuangole negara bagian Jonglei timur.Ia mengatakan ada satu satu "tanda jelas" pesawat PBB dan mendesak mereka yang bertanggung jawab dihukum. Dewan Keamanan PBB dan pemerintah Amerika Serikat menyesalkan tindakan Sudan Selatan itu. (*)
Berita Terkait
Penjaga perdamaian PBB Bangladesh tewas dalam serangan drone
14 Desember 2025 15:45
Puluhan orang di Sudan Selatan Tewas akibat wabah kolera
14 Desember 2024 16:54
PBB sebut lebih dari sejuta orang terdampak banjir di Sudan selatan
22 Oktober 2024 13:00
Negara terkorup di dunia yaitu Somalia dan Sudan Selatan
31 Januari 2024 10:40
OCHA: Lebih 20.000 Orang Sudan Selatan Mengungsi ke Ethiopia
24 Mei 2018 08:55
Kekerasan di Sudan Selatan Tewaskan 60 Orang
15 Oktober 2016 05:29
Pesawat Jatuh di Sudan Selatan akibatkan 41 Orang Tewas
5 November 2015 05:01
Hampir 200 Ribu Orang Berlindung di Pangkalan PBB Sudan Selatan
18 Agustus 2015 05:19
