Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu, Jawa Timur menyalurkan bantuan logistik bagi korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Selasa.
"Hari ini kami memberangkatkan bantuan bahan makanan, jadi itu yang dikirimkan hari ini. Ada 12 orang untuk mengawal bantuan ini," kata Wali Kota Batu Nurochman di Kota Batu, Selasa.
Selain paket makanan, batuan yang dikirimkan juga meliputi kebutuhan prioritas lain, seperti pakaian layak pakai, perlengkapan balita, hingga selimut. Barang-barang itu menjadi kebutuhan prioritas di lokasi terdampak bencana alam.
Total nilai bantuan logistik yang dikirimkan oleh Pemkot Batu melalui posko di Balai Kota Among Tani Kota Batu ini mencapai Rp570 juta.
Nurochman menyatakan bantuan ini merupakan hasil yang terkumpul dari solidaritas dari seluruh elemen masyarakat di Kota Batu, mulai warga hingga para aparatur sipil negara (ASN) pemerintah daerah setempat.
"Kami akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur hari ini, pemberangkatan ke sana (lokasi terdampak) menunggu perintah dari Ibu Gubernur," ucapnya.
Pemkot Batu turut menyiapkan dukungan anggaran untuk tiga wilayah provinsi yang terdampak bencana itu, dengan nilai masing-masing Rp100 juta.
Dia menyampaikan bahwa posko di Balai Kota Among Tani Kota Batu terus dibuka untuk menggalang kembali bantuan bagi korban banjir dan tanah longsor di tiga provinsi di Sumatra.
"Begitu jumlah kembali mencukupi akan kami kirimkan lagi," kata dia.
Selain itu, dia mengingatkan terkait dengan kewaspadaan terhadap potensi bencana yang disinkronkan dengan implementasi komitmen terhadap aktivitas investasi tetapi tetap mempertahankan kelestarian lingkungan.
"Kami berharap di Kota Batu tidak ada bencana apa pun. Saya menitipkan pesan agar mencintai lingkungan karena itu menjadi bagian dari kewajiban bagi kita semua," kata dia.
