Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Pemerintah daerah (Pemda) di wilayah Malang Raya, yakni Pemerintah Kota Malang, Pemerintah Kabupaten Malang, dan Pemerintah Kota Batu menyepakati penguatan kerja sama pada empat bidang, yakni pengendalian inflasi, penanggulangan bencana alam, penanganan kebakaran, dan pariwisata.
"Tiga pemerintah daerah ini selalu melakukan kerja sama tetapi memang perlu melakukan penguatan," kata Sekretaris Daerah Kota Malang Erik Setyo Santoso seusai penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Malang dan Pemerintah Kota Batu di Balai Kota Malang, Jawa Timur, Senin.
Erik menjelaskan kerja sama ini bersifat penting karena untuk mengoptimalkan pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat.
Dia mencontohkan, ketika ada kejadian kebakaran di wilayah Kabupaten Malang tetapi lokasinya lebih dekat dengan Kota Malang, maka petugas pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Malang diterjunkan untuk membantu proses penanganannya.
"Kami berharap ini bisa semakin memadukan dan bisa menjadi daya dorong pertumbuhan ekonomi,” ucapnya.
Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah Kota Batu Zadim Efisiensi mengatakan kerja sama yang terjalin ini akan menjadi daya ungkit bagi sektor pariwisata di Kota Batu.
Salah satu hal yang akan dilakukan adalah memaksimalkan kawasan Songgoriti menjadi tempat wisata dengan berkolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Malang.
"Kewenangannya masih di bawah Kabupaten Malang nanti dikerjasamakan juga supaya maksimal untuk objek pariwisata," ucap Zadim.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Budiar optimistis dengan penguatan kerja sama ini seluruh proses pelayanan dan pemenuhan kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi dengan maksimal.
Dia menyebutkan khusus pengendalian inflasi, pihaknya akan selalu mendukung ketersediaan bahan pangan untuk Kota Malang dan Kota Batu.
"Karena semua kebutuhan pangan Kabupaten Malang paling lengkap," tuturnya.
Pada sektor pariwisata, Budiar menyatakan destinasi wisata, baik alam dan buatan di tiga daerah bisa diperkuat dengan membentuk paket wisata.
"Kalau disinergikan ini akan lebih baik. Begitu juga dalam hal penanganan kebencanaan," tuturnya.
