Surabaya (ANTARA) - Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) dr. Irmadita Citrashanty, Sp.DVE yang merupakan istri pemilik Baba Rafi, didaulat menjadi salah satu pembicara dalam simposium dermatologi internasional di Kamboja.
"Acara tahunan ini merupakan pertemuan ilmiah bergengsi dengan tema 'Advancing Dermatology: Innovation, Collaboration and Patient Care' dan dihadiri oleh para ahli dermatologi dari berbagai negara," kata Irmadita dalam keterangannya di Surabaya, Minggu.
Irmadita menjadi pembicara dalam 10th Annual Scientific Meeting of the Cambodian Dermatological Society yang diselenggarakan di Phnom Penh, Kamboja, pada 28–29 November 2025.
Dalam kesempatan itu, dirinya berbagi wawasan, pengalaman, dan perkembangan terbaru dalam ilmu dermatologi di hadapan audiens internasional.
"Simposium ini menjadi forum penting untuk pertukaran pengetahuan, penyampaian hasil riset, dan inovasi terbaru di bidang perawatan kulit dan kesehatan pasien," katanya.
Selain dari Indonesia, kata dia, hadir pula para pakar dermatologi terkemuka dari Taiwan, Uni Emirat Arab (UEA), Singapura, Malaysia, dan Thailand yang diharapkan menciptakan sinergi dan kolaborasi yang lebih kuat.
Kolaborasi itu diperlukan dalam menghadapi tantangan dermatologi modern seperti penyakit kulit kronis, teknologi perawatan terbaru, serta penggunaan alat dan prosedur berbasis inovasi.
Menurutnya, simposium ini adalah kesempatan untuk mempromosikan praktik terbaik yang dikembangkan di Indonesia, sekaligus mempelajari inovasi yang dibagikan oleh rekan-rekan dari negara lain.
"Partisipasi di forum internasional ini diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi para profesional medis Indonesia lainnya untuk terus berinovasi, meningkatkan kompetensi, dan berkontribusi dalam dunia dermatologi global," katanya.
