Gresik, Jawa Timur (ANTARA) - PT PLN (Persero) mengaku siap memasok tambah daya untuk tenant di kawasan Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) dari 40 MVA menjadi 80 MVA sebagai langkah strategis dalam mengawal pertumbuhan kawasan industri nasional.
"Rencana penambahan daya dan peningkatan keandalan ini diyakini akan membawa dampak positif bagi ekonomi daerah," kata General Manager PT PLN (Persero) UID Jawa Timur Ahmad Mustaqir di Surabaya, Jumat.
Ahmad mengatakan penambahan daya akan mendorong pertumbuhan industri yang pada akhirnya menciptakan multiplier effect mulai dari penyerapan tenaga kerja, peningkatan aktivitas logistik, hingga tumbuhnya rantai pasok lokal di Jawa Timur.
Selain rencana ekspansi kapasitas, PLN juga memastikan komitmennya untuk meningkatkan keandalan suplai listrik melalui penguatan jaringan, pemeliharaan berbasis kondisi, serta peningkatan kualitas layanan operasional.
Menurut Ahmad, langkah tersebut memastikan kawasan industri BKMS mendapatkan suplai energi yang stabil, tangguh, dan mendukung operasi industri.
"Dengan kolaborasi ini, PLN semakin memperkukuh posisinya sebagai mitra strategis kawasan industri dalam memacu daya saing ekonomi dan mendorong arus investasi ke wilayah Jawa Timur," ujarnya.
Sebelumnya, PLN juga telah memasok 170 MVA untuk kebutuhan operasional PT Freeport Indonesia serta 40 MVA bagi tenant industri lainnya.
Dengan ekspansi tenant baru dan meningkatnya skala produksi, kebutuhan daya di kawasan Manyar diproyeksikan meningkat signifikan.
Direktur Operasional BKMS Naresh Anchalia menambahkan, pelayanan PLN selama ini sangat responsif, profesional, dan memenuhi standar kebutuhan industri.
"BKMS pun menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas daya seiring berkembangnya industri dan masuknya tenant-tenant baru," kata Naresh.
