Madiun (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Cabang Madiun, Jatim menyalurkan 3.322.560 kilogram beras melalui program bantuan pangan alokasi bulan Oktober-November 2025 untuk sebanyak 166.128 keluarga penerima pangan di wilayah kerjanya meliputi Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Ngawi.
"Dari total tiga jutaan kilogram beras bantuan pangan tersebut, terinci untuk wilayah Kota Madiun mencapai 163.460 kilogram untuk 8.173 keluarga penerima pangan, Kabupaten Madiun 1.250.860 kilogram beras bagi 62.543 keluarga sasaran, dan Ngawi sebanyak 1.908.240 kilogram beras buat 95.412 keluarga sasaran," ujar Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Madiun Agung Sarianto di Madiun, Kamis.
Masing-masing keluarga penerima pangan mendapat beras sebanyak 20 kilogram. Tak hanya beras, bantuan pangan kali ini juga dibagikan komoditas minyak goreng dengan masing-masing keluarga sasaran menerima 4 liter. Sehingga total minyak goreng yang disalurkan mencapai 664.512 liter.
Sarianto menjelaskan, untuk penyaluran pihaknya bekerja sama dengan pemerintah daerah masing-masing, yakni dijadwalkan di tiap kantor desa maupun kantor kelurahan, sehingga tidak merepotkan warga sasaran.
"Penyaluran untuk Kota Madiun dijadwalkan selesai pada pekan ini dan Kabupaten Madiun sudah kita mulai juga Insya Allah selesai pekan depan. Sedangkan untuk Ngawi dijadwalkan pekan depan, mengingat kondisi wilayahnya yang lebih luas," katanya.
Untuk menjamin ketepatan sasaran, sistem penyaluran menggunakan aplikasi Banpang yang mewajibkan penerima menunjukkan identitas diri seperti KTP dan Kartu Keluarga saat pengambilan bantuan.
Program bantuan pangan kali ini merupakan bagian dari paket kebijakan ekonomi pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang menugaskan Perum Bulog menyalurkan bantuan beras dan minyak goreng guna meringankan beban masyarakat.
Bulog dan masing-masing pemda meminta para penerima agar memanfaatkan bantuan tersebut dengan bijak dan tidak memperjualbelikan, karena bantuan diberikan untuk mendukung kebutuhan konsumsi rumah tangga.
