Jadi masyarakat Jawa Timur tidak usah panik

Madiun (ANTARA) - Perum Bulog Kanwil Jawa Timur menyalurkan sebanyak 112.769,560 ton beras bantuan pangan kepada 5.638.468 keluarga penerima bantuan pangan yang menjadi sasaran di wilayah provinsi setempat.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Jawa Timur Langgeng Wisnu Adinugroho memastikan distribusi bantuan pangan alokasi Maret-April tersebut akan selesai di seluruh wilayah Jawa Timur paling lambat akhir April 2026.

"Untuk bantuan pangan beras di Jawa Timur alokasi Maret–April totalnya sekitar 112 ribu ton sekian. Penyaluran sudah dimulai sejak sebelum Lebaran kemarin dan Insya Allah seluruh Jawa Timur akan selesai pada akhir April," ujarnya saat meninjau meninjau penyaluran bantuan pangan di Kantor Desa Dolopo, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Jatim, Selasa.

Sedangkan untuk bantuan pangan minyak goreng yang disalurkan bersamaan dengan beras tersebut alokasi Jawa Timur mencapai sebanyak 22.553.912 liter. Sementara, khusus di wilayah Kabupaten Madiun tercatat ada jumlah warga yang menerima bantuan mencapai sebanyak 110.124 penerima bantuan pangan.

Langgeng menjelaskan, distribusi bantuan pangan dilakukan secara bertahap hingga ke wilayah yang cukup jauh, termasuk daerah kepulauan. Dalam waktu dekat, Bulog juga akan menyalurkan bantuan ke Pulau Bawean agar seluruh penerima dapat segera memperoleh bantuan.

"Jadi masyarakat Jawa Timur tidak usah panik karena stok yang dikuasai oleh Perum Bulog Jawa Timur di seluruh Jawa Timur itu 1.093.000 ton. Termasuk stok minyak goreng juga masih aman," katanya.

Sementara untuk penyaluran bantuan pangan, Langgeng mengungkapkan bahwa wilayah Madura menjadi daerah dengan alokasi bantuan terbesar di Jawa Timur.

"Realisasi bantuan pangan Jawa Timur saat ini juga yang paling tinggi secara nasional," kata dia.



Pewarta: Louis Rika Stevani
Editor : A Malik Ibrahim
COPYRIGHT © ANTARA 2026