Situbondo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, Jawa Timur, memberikan pelatihan kepada seratusan nelayan mengenai teknik penangkapan ikan yang ramah lingkungan dan pengolahan hasil tangkapan ikan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Situbondo Achmad Djunaidi di Situbondo, Rabu, mengemukakan pelatihan itu sebagai bagian dari upaya pemkab meningkatkan kompetensi dan keterampilan para nelayan yang tangguh dan mandiri, serta bisa menyesuaikan perkembangan zaman.
"Pelatihan bagi nelayan juga bertujuan meminimalisir risiko usaha, dan diharapkan pula melalui pelatihan ini mereka memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru dalam teknik penangkapan ikan yang ramah lingkungan," ucap Achmad Djunaidi.
Kegiatan bertajuk "Pelatihan Teknologi Penangkapan Ikan" ini, lanjut Djunaidi, juga memberikan pembinaan dan informasi seputar perawatan jaring ikan.
Ia menyampaikan sektor kelautan dan perikanan di Situbondo berpotensi menjadi penggerak perekonomian daerah, karena Situbondo memiliki garis pantai yang cukup panjang.
"Keterbatasan saranan dan teknologi penangkapan ikan juga belum optimal masih sering dihadapi oleh nelayan," kata Achmad Djunaidi.
Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Situbondo Roy Hidayat menambahkan kegiatan pelatihan teknik penangkapan ikan ini dilaksanakan di beberapa titik.
"Ada tiga titik lokasi kegiatan pelatihan bagi nelayan, yang sudah dilaksanakan yakni nelayan di Desa Pesisir (Kecamatan Besuki). Sedangkan nelayan di Desa Klatakan (Kecamatan Kendit) dan di Desa/Kecamatan Jangkar sudah terjadwal," kata Roy Hidayat.
