Surabaya (ANTARA) - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) kembali menorehkan prestasi dengan meraih Anugerah Program Bisnis Terpuji kategori Peningkatan Pembiayaan Usaha Berkelanjutan dalam ajang detikJatim Awards 2025.
“Ini semua berkat kerja keras seluruh Jatimers. Penghargaan ini akan semakin memacu semangat kami untuk terus berkomitmen mendorong perekonomian Jawa Timur yang menjadi gerbang baru nusantara,” ujar Direktur Bisnis Menengah, Korporasi, dan Jaringan Bank Jatim Arif Suhirman melalui keterangan yang diterima di Surabaya, Selasa.
Penghargaan yang diberikan atas kinerja positif Bank Jatim dalam mendorong pembiayaan berorientasi lingkungan, sosial, dan tata kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG)
Menurut Arif, penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas komitmen Bank Jatim dalam menghadirkan inovasi keuangan yang tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga memberi dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.
“Kami akan terus mendorong pembiayaan proyek-proyek hijau dan sosial yang berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan. Penghargaan ini menegaskan posisi Bank Jatim sebagai bank nasional yang berkomitmen memperkuat ekosistem keuangan hijau dan mempercepat transisi menuju ekonomi berkelanjutan di Indonesia,” katanya.
Sepanjang 2024, penyaluran dana Bank Jatim untuk sektor ekonomi hijau tercatat meningkat hampir empat kali lipat, dari Rp1,3 triliun pada 2023 menjadi Rp5,6 triliun.
Peningkatan itu disalurkan ke berbagai sektor strategis yang berdampak positif terhadap lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Dari total penyaluran dana tersebut, sektor efisiensi energi menjadi penerima terbesar dengan nilai mencapai Rp2,4 triliun.
Sementara itu, sektor pengelolaan sumber daya alam hayati dan penggunaan lahan berkelanjutan menyerap lebih dari Rp2 triliun, dan sektor pengelolaan air serta air limbah berkelanjutan memperoleh pembiayaan sebesar Rp557,4 miliar.
