Sarasehan Nasional Kearifan Lokal 2019

  • Rabu, 4 Desember 2019 19:01

Menteri Sosial Juliari Peter Batubara (ketiga kanan) melayani peserta untuk berswafoto saat pembukaan Sarasehan Nasional Kearifan Lokal 2019 di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (4/12/2019). Sarasehan yang diikuti sejumlah elemen masyarakat tersebut bertujuan mengajak generasi penerus bangsa untuk menjadi pelopor perdamaian dan pelopor aktualisasi nilai-nilai kearifan lokal demi mencegah timbulnya konflik di masyarakat. Antara Jatim/Moch Asim/zk.

Peserta asal Papua mengenakan pakaian adat saat mengikuti pembukaan Sarasehan Nasional Kearifan Lokal 2019 di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (4/12/2019). Sarasehan yang diikuti sejumlah elemen masyarakat tersebut bertujuan mengajak generasi penerus bangsa untuk menjadi pelopor perdamaian dan pelopor aktualisasi nilai-nilai kearifan lokal demi mencegah timbulnya konflik di masyarakat. Antara Jatim/Moch Asim/zk.

Menteri Sosial Juliari Peter Batubara (tengah) didampingi Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Harry Hikmat (kanan) dan Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kemensos Andi ZA Dulung (kiri) memukul kendang saat membuka Sarasehan Nasional Kearifan Lokal 2019 di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (4/12/2019). Sarasehan yang diikuti sejumlah elemen masyarakat tersebut bertujuan mengajak generasi penerus bangsa untuk menjadi pelopor perdamaian dan pelopor aktualisasi nilai-nilai kearifan lokal demi mencegah timbulnya konflik di masyarakat. Antara Jatim/Moch Asim/zk.

Menteri Sosial Juliari Peter Batubara menyampaikan arahan saat pembukaan Sarasehan Nasional Kearifan Lokal 2019 di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (4/12/2019). Sarasehan yang diikuti sejumlah elemen masyarakat tersebut bertujuan mengajak generasi penerus bangsa untuk menjadi pelopor perdamaian dan pelopor aktualisasi nilai-nilai kearifan lokal demi mencegah timbulnya konflik di masyarakat. Antara Jatim/Moch Asim/zk.

Berita Terkait