Gresik - Sejumlah warga di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, terpaksa harus mengantre untuk memperoleh Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium karena BBM jenis tersebut tidak tersedia di semua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). "Sejak tadi pagi memang banyak antrean orang membeli premium di SPBU wilayah Gresik, termasuk di Jalan Veteran ini, sebab di lokasi lain juga sulit dan harus antre," kata salah seorang warga, Ahmad Hidayat, Senin. Warga lain, Agus Susanto mengatakan, akibat kelangkaan premium, dirinya terpaksa menggunakan BBM non-subsidi jenis pertamax yang harganya jauh lebih mahal. "Kalau membeli premium pasti akan mengantre seperti pengendara lainnya. Oleh karena itu saya menggunakan pertamax, karena stoknya masih banyak dan tidak antre," katanya. Salah seorang pegawai SPBU Sentolang, Retno Palupi, mengatakan, kelangkaan premium di wilayah Gresik terjadi sejak Kamis (22/11), karena Pertamina hanya mengirimkan Premium sebanyak 16 kiloliter dari biasanya 24 kiloliter. "Untuk SPBU di Sentolan sejak hari Kamis lalu untuk jenis premiun stoknya sangat terbatas, sehingga terjadi antrean," katanya. Sementara Pengawas SPBU di Jalan Wahidin Sudirohusodo, Yasin, mengatakan, kelangkaan premium di Gresik akibat pembatasan kuota yang diberlakukan mulai 19 November oleh Pertamina. "Biasanya kita dikasih 32 kiloliter, namun sejak tanggal 19 November kemarin hanya diberi 24 kiloliter, khususnya untuk jenis premium dan solar," katanya. Menanggapi sulitnya warga mendapatkan premium, General Manager PT Pertamina Unit Pemasaran V Jatim, Afandi, di Surabaya mengakui telah dilakukan pengetatan distribusi BBM bersubsidi yang ditugaskan pemerintah kepada Pertamina. Namun, pasokan telah kembali lancar sejak Minggu (25/11) kemarin, dan sejumlah SPBU di berbagai daerah telah diberikan pasokan normal sesuai kebutuhan. Dikatakannya, kuota BBM jenis premium bagi Jatim selama tahun 2012 sebanyak 3,79 juta kiloliter (kl) dan solar 1,98 juta kl. Bila tidak dibatasi penggunaannya, maka diperhitungkan kuota Jatim jenis premium akan habis pada 18 Desember, sedangkan solar pada 15 Desember 2012. (*)
Berita Terkait
Khofifah: Penyaluran BBM bersubsidi di Jatim sesuai regulasi
4 Januari 2026 10:38
Awal tahun 2026, harga BBM Pertamina, Shell, BP, Vivo turun serentak
1 Januari 2026 09:03
Pertamina turunkan harga Pertamax per 1 Januari 2026
1 Januari 2026 08:38
Bahlil pastikan pemerintah terus distribusikan energi di Aceh
29 Desember 2025 11:31
Jelang tahun baru, harga BBM Pertamina, Shell, bp, dan Vivo stabil
29 Desember 2025 10:11
BPH Migas: Stok BBM di kawasan wisata Jatim aman jelang tahun baru
28 Desember 2025 22:35
Polisi tutup sementara SPBU Babat usai dugaan BBM Pertalite tercampur air
24 Desember 2025 20:39
Harga BBM Pertamina, Shell, bp, Vivo stabil menjelang Nataru
22 Desember 2025 08:45
