Surabaya (ANTARA) - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, meminta Pertamina memberikan penjelasan terbuka terkait fenomena kerusakan kendaraan yang diduga akibat kualitas bahan bakar minyak (BBM).
"Pertamina harus bertanggung jawab pada masalah ini. Jangan dibebankan pada ketua umum saya (Menteri ESDM Bahlil Lahadalia)," katanya dalam keterangan yang diterima di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu.
Ali menilai, meskipun Pertamina mengklaim hasil uji laboratorium menunjukkan tidak ada masalah pada produk BBM mereka, fakta di lapangan justru menunjukkan banyak kendaraan mengalami gangguan.
Menurut Ali, pernyataan sepihak Pertamina yang menyebut tidak ada temuan masalah dalam pengujian internal perlu diverifikasi lebih lanjut secara independen agar publik tidak kehilangan kepercayaan terhadap BUMN energi tersebut.
Menurutnya, jika benar hasil uji lab menunjukkan BBM baik, harus dijelaskan secara ilmiah dan transparan khususnya fenomena yang terjadi banyak kendaraan yang bermasalah.
Sebelumnya PT Pertamina Patra Niaga menggandeng Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) untuk menguji kualitas Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite.
Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra mengatakan sudah terdapat 300 SPBU wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Timur mulai dari Tuban, Lamongan, Gresik, Surabaya, Bojonegoro, hingga Malang yang kualitas Pertalitenya telah dicek.
Pengecekan dilakukan melalui beragam metodologi mulai dari pasta air, mekanisme densitas, visual clarity hingga kecermatan warna BBM.
