Surabaya (ANTARA) - Pertamina Patra Niaga mencatat konsumsi LPG di Jawa Timur selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) naik sebesar 4,2 persen dibandingkan kondisi normal yaitu dari 4.883 Metrik Ton (MT) per day menjadi 5.088 MT per day.
"Untuk wilayah Jatim sendiri terjadi kenaikan konsumsi pada produk LPG dibandingkan kondisi normal yakni sebesar 4,2 persen," kata Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Iwan Yudha Wibawa di Surabaya, Kamis.
Di sisi lain untuk BBM Gasoline dan Avtur, Iwan menyebutkan konsumsi selama Nataru cenderung sama dengan rata-rata konsumsi pada kondisi normal yaitu masing-masing 13.664 KL per day dan 893 KL per day.
Adapun untuk Gasoil mengalami penurunan seiring berkurangnya aktivitas industri selama libur panjang yaitu 7.671 KL per day.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan dari catatan tersebut menandakan ketersediaan stok BBM, LPG, dan Avtur selama masa Satgas Nataru terjaga dalam kondisi aman.
Selama masa Satgas Nataru 2025/2026, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menjaga kesiapan infrastruktur distribusi di Jatim melalui pengoperasian enam Terminal BBM (Fuel dan Integrated Terminal), 1010 SPBU, 33 SPBUN, 961 Agen LPG, dan 5 Aviation Fuel Terminal.
"Operasional ini dikendalikan melalui sistem monitoring yang aktif selama 24 jam penuh," ujar Ahad.
Tak hanya itu, Pertamina Patra Niaga juga menyediakan layanan tambahan bagi pemudik libur Nataru dengan menghadirkan Serambi MyPertamina yakni di SPBU KM 66A Malang-Pandaan dan Bandara Juanda.
Serambi ini memiliki beragam fasilitas serba gratis mulai dari area beristirahat, hiburan, The Bright Barber, Bright Beauty Bar, kursi pijat, layanan kesehatan, ruang menyusui, mushalla, kids corner, game console, porter gratis dan beragam promo menarik.
