Kediri (ANTARA) - Wakil Wali Kota Kediri K.H. Qowimuddhin Thoha mengajak santri agar melek digital dalam menghadapi tantangan zaman.
"Santri harus melek digital, kreatif, dan adaptif, tanpa meninggalkan akhlak serta adab pesantren," katanya dalam kegiatan Hari Santri di Kelurahan Pakunden, Kota Kediri, Jawa Timur, Senin.
Lebih lanjut, Wawali mengatakan, Pemerintah Kota Kediri terus berkolaborasi dengan pesantren dalam mewujudkan visi Kediri Mapan (Maju, Agamis, Produktif, Aman, dan Ngangenin).
Pemerintah berkomitmen memperkuat pemberdayaan ekonomi santri, pendidikan karakter, dan menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi santri.
Ia juga menambahkan, peringatan Hari Santri bukan sekadar seremonial, tetapi momentum untuk meneguhkan jati diri santri sebagai penjaga nilai, penyambung perjuangan, dan penerus peradaban Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
Kegiatan tersebut diikuti ratusan santri serta warga Kelurahan Pakunden, Kota Kediri.
Hadir pula Lurah Pakunden Lingga Gunawan beserta tiga pilar, Rois Syuriyah PCNU Ranting Pakunden Suyudi, Rois Tanfidziyah Ranting NU Pakunden Nurwakhid, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga Kelurahan Pakunden. (*)
