Sidoarjo (ANTARA) - Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Bambang Haryo Soekartono mendukung peningkatan produktivitas petani khususnya di wilayah Desa Gamping Rowo, Tarik, Sidoarjo, Jawa Timur, agar bisa memanen padi tiga kali dalam setahun.

"Kami mendorong supaya petani di desa ini bisa meningkatkan produktivitas pertanian dengan menargetkan panen hingga tiga kali dalam setahun karena selama ini, para petani di desa tersebut rata-rata baru bisa panen dua kali setiap tahun," katanya di sela panen raya di desa tersebut, Rabu.

Ia mengapresiasi semangat petani untuk meningkatkan hasil pertanian karena target panen tiga kali sebagai langkah maju yang sejalan dengan program pemerintah pusat untuk memperkuat sektor pangan nasional.

Ia menambahkan, dengan komitmen untuk melakukan panen tiga kali dalam setahun, petani di desa tersebut menjadi bukti semangat para petani yang didukung dengan kebijakan pemerintah.

“Ini bukti semangat petani dan dukungan kebijakan Pak Prabowo Subianto yang menaikkan alokasi pupuk dari sekitar empat juta menjadi lebih dari sembilan juta ton, tanpa birokrasi yang berbelit," katanya.

Menurutnya, kemudahan dalam memperoleh pupuk subsidi membuat petani lebih leluasa merencanakan masa tanam dan meningkatkan hasil panen.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga lahan pertanian produktif di wilayah Tarik yang mencapai sekitar 624 hektare, agar tidak beralih fungsi.

“Pertanian bukan hanya sumber pangan, tapi juga sumber ekonomi rakyat. Dari padi menjadi beras, beras jadi nasi, dan nasi memunculkan banyak kegiatan ekonomi lain di masyarakat,” katanya.

Dalam dialog dengan petani, dirinya juga menyoroti aspirasi agar harga gabah tetap stabil. Saat ini, harga gabah di Gamping Rowo berkisar antara Rp7.100 hingga Rp7.300 per kilogram, di atas harga minimal Rp6.500 yang dianggap ideal oleh petani.

Dirinya berjanji akan memperjuangkan perbaikan infrastruktur pertanian melalui koordinasi lintas kementerian dan dinas terkait.

“Saya sudah lihat langsung kondisi pintu air di lapangan. Banyak yang butuh renovasi agar aliran air tidak tersendat,” ujarnya.

Perwakilan Dinas Pertanian Sidoarjo Syafi’i menambahkan bahwa dukungan infrastruktur pengairan juga sangat penting untuk mencapai target panen tiga kali.

“Banyak pintu air di wilayah Tarik yang sudah tua dan perlu perbaikan. Jika irigasi lancar, target tiga kali panen bisa tercapai,” ujar Syafi’i.



Pewarta: Indra Setiawan
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026