Sidoarjo, Jawa Timur (ANTARA) - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menjelaskan pemerintah akan segera melakukan evaluasi terhadap aspek konstruksi seluruh bangunan pondok pesantren (ponpes) di Indonesia.
"Semua pondok pesantren akan kita evaluasi sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto," kata Dody saat mengunjungi posko tim penyelamat gabungan runtuhnya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Senin.
Menurutnya, Kementerian PU akan menggandeng seluruh pihak terkait seperti Kementerian Agama, Kementerian Dalam Negeri, hingga pemerintah daerah setempat demi memastikan pelaksanaan konstruksi ponpes di seluruh Indonesia dilaksanakan sesuai aturan dan aman.
Dody mengaku bahwa hingga kini pihaknya pun tidak dapat berkomentar lebih dalam terkait penyebab runtuhnya bangunan tiga lantai di Ponpes Al Khoziny tersebut.
Menurutnya perhatian utama seluruh pihak saat ini adalah menyelamatkan korban serta mengevakuasi korban yang masih tertimpa reruntuhan bangunan tersebut..
"Semua akan dievaluasi setelah seluruh proses evakuasi dinyatakan selesai," kata Dody.
Selain itu Dody turut menilai bahwa pihaknya akan memastikan perbaikan di berbagai aspek guna mencegah kejadian serupa terulang.
Sementara itu dari data terakhir Badan Pencarian dan Penyelamatan Nasional (Basarnas) pada Senin (6/10) pukul 19.00, tercatat bahwa hingga kini terdapat 63 korban meninggal dengan enam di antaranya merupakan bagian tubuh yang tidak utuh.
Dari 167 korban yang berhasil dievakuasi, 104 orang dinyatakan selamat, sementara berdasarkan hasil kaji cepat di lapangan, pihak berwenang memprediksi masih terdapat sekitar 10 korban yang tertimbun reruntuhan dan hingga kini masih dalam proses pencarian.
