Surabaya (ANTARA) - Produk lokal sepatu pengaman memperoleh Standar Nasional Indonesia (SNI) 8877:2023 dari Badan Standardisasi Nasional (BSN) dan menjadi yang pertama di tanah air meraih sertifikasi ini.
“Perusahaan ini menjadi produsen pertama di Tanah Air yang meraih sertifikasi ini. Dengan kombinasi material kulit dan tekstil berkualitas tinggi serta desain ergonomis, kami menghadirkan produk yang tidak hanya aman, tetapi juga nyaman digunakan pekerja,” kata Factory Manager PT Alasmas Berkat Utama, Usman Wang, melalui keterangan yang diterima di Surabaya, Kamis.
Sertifikasi SNI 8877:2023 jadi standar nasional yang bersifat wajib bagi produk sepatu pengaman, menyusul perkembangan industri safety footwear global yang terus tumbuh pesat seiring peningkatan standar keselamatan kerja di berbagai negara.
Pencapaian ini disebut sebagai langkah besar bagi industri sepatu pengaman nasional dalam menciptakan produk yang kompetitif secara global, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pekerja di berbagai sektor industri.
SNI ini disusun mengacu pada standar internasional ISO 20345 dan ISO 20344, sehingga menjadikan standar mutu sepatu pengaman Indonesia sejajar dengan negara-negara maju.
Salah satu produk andalan perusahaan, Krushers Arizona, bahkan menjadi sepatu pengaman pertama di Indonesia yang lulus uji dan memenuhi syarat mutu SNI 8877:2023 dengan LHU nomor 131/IKMA/LU-BPIPI/5/2023.
Produk ini banyak digunakan di sektor pertambangan, konstruksi, manufaktur, utilitas, pertanian, logistik hingga hospitality di kawasan Asia Tenggara.
Sementara Aetos dikenal dengan desain inovatif dan teknologi yang membantu mengurangi stres, kelelahan, serta risiko kerja.
Mereka menargetkan produk ini menjadi sepatu pengaman yang diminati di Asia Tenggara.
