Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Perjalanan kereta api (KA) tidak terganggu atas insiden penumpang yang nekat melompat keluar dari gerbong KA Probowangi relasi Surabaya-Banyuwangi yang sedang berjalan di Desa Sidomulyo Kabupaten Jember Jawa Timur, Jumat.
"Sekitar pukul 12.10 WIB, kami menerima laporan dari Kepala Stasiun Sempolan, Muhammad Riski Zulhaidir yang mendapatkan informasi dari penumpang KA Probowangi bahwa ada seorang penumpang yang terlihat melompat dari kereta di KM 28+5/6 petak jalan antara Stasiun Garahan-Mrawan," kata Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro di Jember, Jumat.
Menindaklanjuti laporan tersebut, KAI segera melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, di antaranya Kepala Stasiun Sempolan, PPKA Garahan, PPKA Mrawan, SOT KA 297 Probowangi, Unit PAM, Unit Jalan Rel 9.6 Kalisat, hingga petugas KLB D9/10274 (KPJ KBR–JR).
"Pada pukul 12.50 WIB, petugas kereta penilik jalan KLB D9/10274 menemukan seorang penumpang di bawah jembatan pada lokasi yang dilaporkan," tuturnya.
Korban yang melompat dari kereta itu diketahui bernama Aditya Kurniawan (19), warga Tambak Wedi Kecamatan Kenjeran Kota Surabaya yang merupakan penumpang KA 297 Probowangi.
"Tim gabungan KAI segera melakukan evakuasi dan petugas kesehatan KAI melakukan pemeriksaan awal dan hasil pemeriksaan menunjukkan korban mengalami luka ringan," katanya.
Cahyo menjelaskan, korban diserahkan kepada pihak Polsek Sempolan untuk penanganan lebih lanjut, dan terkait motif korban melompat dari kereta masih dalam proses penyelidikan pihak aparat kepolisian setempat.
"KAI Daop 9 memastikan bahwa insiden tersebut tidak mengganggu perjalanan KA Probowangi yang dinaiki dan seluruh perjalanan KA tetap berjalan normal," ujarnya.
Cahyo mengimbau kepada seluruh penumpang agar senantiasa menjaga keselamatan diri dengan tidak melakukan tindakan yang membahayakan, termasuk melompat dari kereta api maupun berada di area terlarang.
"Keselamatan penumpang merupakan prioritas utama dalam layanan transportasi kereta api," katanya.
Informasi di lapangan menyebutkan bahwa penumpang tersebut itu diduga depresi, sehingga nekat membuka pintu kereta dan melompat dari kereta yang sedang berjalan.
