Bandung (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas I Bandung mengungkapkan bahwa gempa bumi bermagnitudo 1,7 yang mengguncang wilayah Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Rabu siang, dipicu oleh aktivitas Sesar Lembang.
Kepala Stasiun Geofisika BMKG Bandung Teguh Rahayu menjelaskan gempa terjadi pada pukul 12.28 WIB dengan episenter berada di darat, sekitar 3 kilometer barat laut dengan kedalaman 10 kilometer.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Lembang,” kata dia dalam keterangan yang diterima di Bandung.
Ia menjelaskan laporan masyarakat, gempa dirasakan di wilayah Lembang dengan intensitas II-III MMI.
Artinya, ujar dia, getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda ringan yang digantung bergoyang.
Dalam skala III MMI, getaran terasa nyata di dalam rumah, seakan-akan ada truk berat yang sedang melintas.
Dia mengatakan hingga saat ini belum ada laporan kerusakan bangunan sebagai dampak dari gempa tersebut.
“Hingga pukul 13.33 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan,” kata dia.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Masyarakat juga diminta mengikuti informasi resmi dari BMKG melalui kanal resmi dan aplikasi informasi cuaca dan gempa.
