Surabaya - Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur (Kadin Jatim) mengimbau seluruh pengusaha melakukan efisiensi konsumsi listrik guna mengantisipasi kenaikan tarif dasar listrik untuk pengguna listrik 1.300 VA ke atas pada tahun 2013. Menurut Wakil Ketua Umum Kadin Jatim, Dedy Suhajadi, penyesuaian tarif dasar listrik memang harus disikapi pengusaha dengan bijak. Mereka perlu melakukan berbagai upaya agar kenaikan tarif dasar listrik tidak terlalu membebani usahanya. "Kenaikan tarif dasar listrik harus diantisipasi dengan baik agar komponen biaya listrik yang selama ini mendominasi tidak mengganggu target bisnis para pengusaha," katanya, dihubungi di Surabaya, Rabu. Hal tersebut, jelas dia, karena besaran konsumsi listrik tiap pengusaha di Jatim berbeda. Salah satunya pelaku industri besi baja, mereka bisa memiliki tagihan listrik mencapai Rp15-20 miliar per bulan. "Untuk itu, efisiensi konsumsi listrik adalah solusi tepat dalam menyikapi kenaikan tarif dasar listrik tahun depan," tegasnya. Upaya efisiensi, tambah dia, dapat diterapkan dengan mengubah jadwal produksi contohnya para pengusaha tidak beroperasional pada jam sibuk yang selama ini antara pukul 17.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB. "Pengusaha harus cerdas dalam memilih jam operasional bisnisnya. Hindari bekerja pada jam sibuk sehingga biaya tagihan listriknya tidak terlalu tinggi," katanya. (*)
Berita Terkait
Bantuan becak listrik di Trenggalek
20 jam lalu
Pemerintah tidak naikkan tarif listrik triwulan I 2026
1 Januari 2026 20:42
Ini faktor penyebab masalah mobil listrik yang bisa memicu kebakaran
21 Desember 2025 16:15
Jelang Nataru, Bahlil pastikan stok BBM-listrik aman
20 Desember 2025 08:05
PLN siagakan 280 SPKLU di 150 titik Jatim untuk sambut Nataru
18 Desember 2025 18:02
Jaga keandalan listrik jelang Nataru, PLN Jatim siagakan 5.451 personel
17 Desember 2025 15:43
Yayasan GSN salurkan 100 becak listrik dari Presiden Prabowo di Pasuruan
16 Desember 2025 20:04
PLN pasok daya PT Bahagia Steel hingga 80 MVA
15 Desember 2025 22:15
