Pamekasan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur, Senin, meluncurkan sebanyak 189 Koperasi Desa/Kelurahan Merah di halaman pendopo pemkab setempat.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja (Diskop UKM-Naker) Pamekasan Muttaqin mengatakan, ke 189 koperasi itu, tersebar di 178 desa dan 11 kelurahan di 13 kecamatan se-Kabupaten Pamekasan.
"Selain melaksanakan Instruksi Presiden, pembentukan Koperasi Merah Putih ini juga sebagai wujud komitmen pemkab dalam mengembangkan ekonomi desa berbasis masyarakat dan mengedepankan gotong-royong," katanya.
Ia menjelaskan Koperasi Merah Putih itu akan menjadi sarana pemberdayaan ekonomi rakyat, sekaligus sebagai simbol semangat gotong royong.
Menurut Muttaqin, keberadaan koperasi itu nantinya juga akan menjadi instrumen strategis dalam mendukung berbagai program nasional, termasuk ketahanan pangan dan pembangunan berbasis industri agro-maritim yang berakar dari kearifan lokal.
"Dengan demikian, Koperasi Merah Putih ini nantinya bukan sekadar tempat simpan pinjam, akan tetapi juga punya gerai sembako untuk menyalurkan subsidi seperti gas, beras, dan minyak goreng, serta dilengkapi gerai klinik, apotek, gudang logistik, dan transportasi hasil panen. Ini bukti bahwa distribusi ke desa bisa cepat, tepat, dan efisien," katanya.
Pola kerja sama yang bisa dilakukan oleh pengurus koperasi nantinya bisa dilakukan dengan berbagai sektor, seperti kelompok tani, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), pelaku swasta, hingga akademisi.
"Dengan demikian, maka Koperasi Desa Merah Putih ini akan menjadi pusat kegiatan perekonomian desa, sekaligus alat perjuangan agar masyarakat bisa keluar dari kemiskinan struktural," katanya.
Kepala Diskop UKM-Naker Pemkab Pamekasan Muttaqin lebih lanjut menjelaskan, saat ini pihaknya telah membentuk tim khusus untuk melakukan pendampingan kepada pengurus koperasi dalam banyak hal, seperti pengelolaan manajemen, dan pelaporan keuangan.
"Dengan keberadaan Koperasi Merah Putih di semua desa dan kelurahan di Pamekasan ini, kami berharap ekonomi berbasis masyarakat bisa tumbuh lebih baik lagi dan mampu mewujudkan cita ideal, yakni terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridoi Allah SWT," katanya.
